
WartaSofifi.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Provinsi Maluku Utara, Yudhitya Wahab, baru-baru ini melakukan monitoring terhadap kegiatan pembangunan cold storage pangan di Kota Baru, Ternate.
Kegiatan ini dilakukan bersama tim inspektorat untuk memastikan bahwa proyek yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan menjaga kualitas komoditas tersebut berjalan sesuai rencana.
Kehadiran cold storage, atau penyimpanan dingin, diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani dan pelaku usaha di Malut dalam menyimpan hasil panen, khususnya komoditas yang mudah rusak.
“Cold storage ini sangat penting untuk mencegah pembusukan hasil pertanian dan menjaga kualitas pangan agar tetap segar saat didistribusikan ke pasar,” ujar Yudhitya dalam sesi monitoring.
Selama kunjungannya, Yudhitya menekankan pentingnya pengadaan mesin cold storage yang berkualitas.
“Pengadaan mesin yang baik akan mendukung operasional cold storage ini, sehingga dapat digunakan secara maksimal untuk menyimpan berbagai jenis komoditas pangan,” tambahnya.
Proyek pembangunan cold storage ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Malut untuk meningkatkan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perdagangan serta untuk menanggulangi masalah fluktuasi harga komoditas yang sering terjadi.
Diharapkan dengan adanya fasilitas ini, petani dapat lebih diuntungkan karena hasil panen mereka tidak lagi terancam pembusukan akibat kurangnya tempat penyimpanan yang memadai.
Monitoring ini juga mencerminkan komitmen Disperindag Malut dalam memastikan bahwa semua program berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap proyek ini agar dapat berfungsi dengan optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” tutup Yudhitya. (red)




