Pemanfaatan Cold Storage Pangan Dijelaskan Kadis Perindag Malut

44
Kepala Dinas Perindag Malut, Yudhitya Wahab dan tim tinjau cold storage pangan di Kota Baru, Ternate (Istimewa)

WartaSofifi.id – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Maluku Utara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Provinsi Maluku Utara, Yudhitya Wahab, baru-baru ini memberikan penjelasan mengenai pemanfaatan pembangunan cold storage pangan yang tengah dilakukan.

Fasilitas penyimpanan dingin ini dirancang untuk membantu para petani dan pelaku usaha dalam mengelola hasil panen, khususnya untuk komoditas yang mudah rusak.

Yudhitya menjelaskan bahwa cold storage akan menjadi solusi penting dalam menjaga kualitas komoditas pangan dan mencegah kerugian akibat pembusukan.

“Dengan adanya cold storage, hasil panen dapat disimpan dengan baik sehingga tetap segar saat didistribusikan ke pasar. Ini akan sangat membantu petani untuk menghindari kerugian yang sering terjadi akibat fluktuasi harga,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan cold storage yang efektif akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Fasilitas ini tidak hanya bermanfaat bagi petani, tetapi juga bagi konsumen. Dengan menjaga kualitas pangan, kita dapat memastikan pasokan yang baik dan harga yang lebih stabil di pasar,” tambah Yudhitya.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Perindag juga menyampaikan bahwa pembangunan cold storage dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan pelaku usaha.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan cold storage ini sebagai pusat penyimpanan yang efisien dan bermanfaat bagi semua pihak,” jelasnya.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Malut untuk meningkatkan infrastruktur pertanian dan perdagangan, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Dengan harapan, keberadaan cold storage akan membantu menciptakan sistem distribusi pangan yang lebih baik, serta memberikan keuntungan yang lebih besar bagi petani dan masyarakat Maluku Utara secara keseluruhan. (red)