
WartaSofifi.id – Dalam upaya serius untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara meluncurkan program “Cegah Kumuh”, yang bertujuan untuk menanggulangi permasalahan kawasan perumahan kumuh di wilayah tersebut.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, yang berkomitmen untuk menjadikan kawasan perumahan, khususnya di Sofifi Ibu Kota Provinsi Maluku Utara yang lebih layak huni dan sehat.
Walikota Tidore, Ali Ibrahim, yang turut hadir dalam acara peluncuran di Sofifi, menekankan pentingnya perbaikan kawasan kumuh untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warganya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Ali Ibrahim menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan dampak yang signifikan tidak hanya bagi masyarakat Tidore, tetapi juga bagi seluruh warga Maluku Utara.
“Kami mendukung penuh langkah yang diambil oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Maluku Utara. Program ini sangat vital untuk mewujudkan Kota Tidore sebagai kota sehat. Mari kita bersama-sama bekerja untuk mengurangi kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Walikota Ali Ibrahim, baru-baru ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara, Abdul Kadir Usman, kepada media ini di Sofifi, Kamis (7/11/2024), mengungkapkan bahwa program “Cegah Kumuh” ini merupakan bagian dari hasil akhir Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkat VII yang berfokus pada percepatan pengamanan kawasan permukiman kumuh.
Abdul Kadir menyoroti tantangan besar yang dihadapi Maluku Utara, sebuah provinsi dengan sekitar 1,28 juta jiwa penduduk, yang masih memiliki kawasan permukiman dengan kondisi yang memprihatinkan.
“Sebagian besar kawasan kumuh di Maluku Utara ditandai dengan kondisi bangunan yang buruk, infrastruktur yang tidak memadai, serta terbatasnya akses terhadap layanan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan listrik. Ini adalah masalah serius yang perlu segera diselesaikan,” kata Abdul Kadir. (red)




