
WartaSofifi.id – Sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap 10 November, Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Ternate menggelar kegiatan bakti sosial di Taman Makam Pahlawan Banau, Lingkungan Toloko, Kota Ternate.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan serentak yang digelar oleh seluruh Dinas Sosial di Indonesia, mulai tanggal 7 hingga 10 November 2024, dengan tujuan utama untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan bangsa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim, dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa bakti sosial yang digelar di Ternate ini adalah bagian dari upaya besar yang dilakukan oleh Dinas Sosial se-Indonesia untuk memperingati Hari Pahlawan.
“Seluruh Dinas Sosial di Indonesia terlibat dalam kegiatan ini. Di Maluku Utara, selain bakti sosial di Ternate, akan ada rangkaian kegiatan lain yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat, yang nantinya akan berlangsung di Sofifi,” kata Zen, di Ternate, pada Kamis (7/11/2024).
Zen menambahkan bahwa meskipun kegiatan serupa telah rutin dilaksanakan setiap tahun, pelaksanaan bakti sosial pada tahun 2024 ini terasa lebih bermakna dan lebih terkoordinasi.
“Perbedaan kali ini adalah semangat yang lebih besar dalam menjalin kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sekadar kerja bakti fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai tantangan sosial,” ujarnya.
Selain membersihkan area sekitar Taman Makam Pahlawan Banau, kegiatan bakti sosial ini juga meliputi berbagai bentuk kegiatan sosial lainnya, termasuk pemberian bantuan kepada masyarakat kurang mampu.
Zen berharap, melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat merasakan betapa pentingnya mempererat solidaritas sosial, serta memahami bahwa nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang ditunjukkan oleh para pahlawan harus diteruskan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam wawancara terpisah, Zen juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan zaman.
“Hari Pahlawan adalah momen untuk merenungkan jasa-jasa para pahlawan kita, tetapi juga untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya semangat persatuan. Kami ingin agar kegiatan ini menjadi titik awal bagi masyarakat untuk menumbuhkan semangat melayani satu sama lain,” ungkap Zen.
Menurut Zen, semangat yang diwariskan oleh para pahlawan tidak hanya bisa dihargai melalui peringatan atau upacara, tetapi harus diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam membangun kebersamaan di tingkat lokal.
“Melalui bakti sosial ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa semangat pahlawan bukan hanya soal mengenang sejarah, tetapi juga bagaimana kita melanjutkan perjuangan mereka dengan cara kita sendiri—dengan bekerja sama, bergotong royong, dan saling mendukung untuk kemajuan bersama,” tegasnya.
Bakti sosial yang dilaksanakan di Ternate, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, diharapkan menjadi simbol kebersamaan yang lebih dari sekadar kegiatan fisik.
Peringatan Hari Pahlawan diharapkan mampu menjadi wadah untuk mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama, serta mengingatkan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam pembangunan sosial.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dan menjaga lingkungan, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap negara.
Kegiatan bakti sosial ini sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan kepada generasi muda bahwa perjuangan para pahlawan adalah warisan berharga yang harus dijaga dan diteruskan.
Dalam semangat yang penuh makna, diharapkan masyarakat Maluku Utara dapat semakin peka terhadap pentingnya berbagi, menjaga keharmonisan sosial, serta berkontribusi aktif dalam kemajuan daerah. (red)




