Wagub Sarbin Sehe Tekankan Peran UMKM dalam Meriahkan Ramadhan Fest 2025

414
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe

WARTASOFIFI.ID  –  Festival Ramadhan 2025 yang diadakan di halaman Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi secara resmi dibuka pada Minggu sore, 2 Maret 2025 oleh Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, mewakili Gubernur Sherly Tjoanda Laos. Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Shaful Khairaat. Festival ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman spiritual masyarakat selama bulan suci Ramadhan sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk berkumpul dalam kegiatan yang penuh berkah ini.

“Puji syukur Alhamdulillah, atas limpahan nikmat kesehatan dan kesempatan dari Allah SWT, kita dapat berkumpul di tempat yang penuh berkah ini untuk melaksanakan kegiatan Ramadhan Fest 2025,” ujar Sarbin dengan penuh rasa syukur, mengawali acara tersebut.

Festival Ramadhan yang digelar pada hari kedua bulan Ramadhan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya di Sofifi, yang dikenal sebagai ibukota provinsi ini.

Sarbin Sehe menegaskan, bahwa festival ini tidak hanya sebagai perayaan bulan Ramadhan, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkuat ikatan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

“Festival Ramadhan ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan DKM Shaful Khairaat. Tujuan utamanya adalah untuk memperkaya nilai spiritual umat Islam selama bulan suci Ramadhan serta mempererat tali persaudaraan di antara kita semua,” lanjutnya.

Sarbin mengapresiasi langkah-langkah positif yang diambil oleh pengurus DKM Shaful Khairaat dalam mewujudkan acara ini.

Ia menambahkan, bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai bulan untuk berpuasa, Ramadhan adalah kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kualitas diri dan hubungan kita dengan Allah SWT. Ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksi diri dan memperbaiki akhlak serta perilaku kita,” jelas Sarbin.

Sarbin juga menekankan bahwa Ramadhan mengajarkan nilai berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak amal ibadah, baik berupa zakat, sedekah, maupun amal sosial lainnya. Ini adalah bulan yang mengajarkan kita untuk tidak hanya berfokus pada diri sendiri, tetapi juga untuk memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan menjadi ajang untuk merefleksikan diri dan memperbaiki diri.

“Bulan Ramadhan ini juga memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki diri, menjadi pribadi yang lebih sabar, pemaaf, dan lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Marilah kita menjauhkan diri dari keburukan dan memperbanyak amal kebaikan, seperti membaca Alquran, memperbanyak ibadah, dan berdoa,” tambah Sarbin.

Sarbin Sehe menjelaskan bahwa tujuan utama dari Festival Ramadhan 2025 ini adalah untuk menciptakan suasana yang lebih religius di Sofifi.

“Festival ini bertujuan untuk menghadirkan nuansa religi yang kental selama bulan Ramadhan di ibukota Sofifi. Selain meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat, acara ini juga membuka peluang bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam memeriahkan bulan suci ini dan memberikan kontribusi kepada perekonomian lokal,” ujarnya.

Ia berharap Festival Ramadhan ini tidak hanya membawa dampak positif dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam penguatan ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya berharap para pelaku UMKM dapat terus berjualan hingga menjelang Lebaran nanti. Jangan biarkan festival ini berhenti setelah pembukaan. Festival ini harus berlangsung dengan meriah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tegas Sarbin.

Sarbin juga memberikan pesan khusus kepada para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam festival ini.

“Saya meminta kepada pelaku UMKM untuk tetap menjaga komitmen mereka dalam meramaikan acara ini. Kami tidak ingin setelah pembukaan, festival ini menjadi sepi dan kehilangan semangatnya. Keberlanjutan acara ini sangat bergantung pada peran aktif semua pihak, termasuk UMKM yang ikut berpartisipasi,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras untuk menggelar berbagai kegiatan menyambut bulan Ramadhan. Mari kita semua menjadi bagian dari festival ini dan meramaikan setiap acara yang ada, baik lomba, bazar, maupun kegiatan sosial lainnya,” ujar Sarbin, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif.

Menutup sambutannya, Sarbin Sehe dengan penuh keyakinan menyatakan dimulainya Festival Ramadhan 2025.

“Dengan mengucapkan ‘Bismillahirrahmanirrahim’, saya nyatakan Ramadhan Fest 2025 kerjasama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan DKM Shaful Khairaat dimulai. Semoga acara ini berjalan lancar dan memberikan berkah bagi kita semua,” tutupnya.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, Kepala OPD, serta pengurus Muslimat NU Maluku Utara.

Setelah upacara pembukaan, Wakil Gubernur Sarbin Sehe bersama Sekretaris Daerah dan Kepala OPD Pemprov Malut meninjau stand-stand UMKM yang menjajakan berbagai makanan berbuka puasa, termasuk kue-kue khas Ramadhan yang dapat dinikmati oleh masyarakat Sofifi.

Selain peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran acara dan memberikan dukungan langsung kepada pelaku UMKM. Wakil Gubernur Sarbin Sehe dan rombongan juga memborong kue-kue yang dijual oleh para pelaku UMKM.

Festival Ramadhan 2025 diharapkan dapat memberi dampak positif dalam dua aspek penting: memperkaya spiritualitas masyarakat dan mendukung perekonomian lokal.

Melalui pemberdayaan UMKM, acara ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan tambahan selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, di mana masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan semangat saling berbagi, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman.

Melalui Festival Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk memperkaya ibadah spiritual umat Islam, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat melalui dukungan kepada UMKM.

Semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini menjadi fondasi penting bagi masa depan yang lebih baik di Maluku Utara. (red)