PUPR Malut Perkuat SDM Hadapi 2026

62
Foto bersama Plt Kadis PUPR Malut, Risman Iriyanto Djafar, Pejabat BPKP Malut, Kabid Jasa Konstruksi PUPR Malut, Saiful Amin, dan para peserta, menandai berakhirnya pelatihan penguatan SDM konstruksi tahun 2026. (Dok: Yudi RRI)

Plt Kadis PUPR Malut, Risman Iriyanto Djafar, menekankan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci kesiapan menghadapi tahun anggaran 2026, dengan fokus pada evaluasi pelaksanaan program dan peningkatan kompetensi ASN dalam pengendalian kontrak, sebagaimana diwujudkan melalui pelatihan RAB, HPS, dan bimbingan teknis di Safirna Hotel, Ternate, Rabu (19/11).

“Harapannya, pada tahun anggaran 2026, Dinas PUPR dapat lebih siap menjalankan seluruh tahapan kegiatan, baik dari segi teknis maupun sumber daya manusia,” ujar Risman saat memberikan sambutan.

Penguatan kompetensi PPK menjadi sorotan utama Risman, yang menekankan bahwa selain pengetahuan dan pengalaman, sikap atau attitude sering kali menjadi kelemahan terbesar di lapangan. Risman menegaskan bahwa penerapan disiplin kerja dan ketertiban waktu menjadi aspek krusial untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan proyek.

“Materi tentang RAB sudah disampaikan, begitu juga materi HPS. Namun yang paling penting adalah penerapan di lapangan. Ketertiban waktu dan disiplin kerja bagian dari attitude,” jelas Risman.

Pelatihan yang digelar PUPR Malut tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan teknis ASN, tetapi juga momentum evaluasi dan pembenahan internal. Menurut Risman, langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur dan Wagub Malut untuk memastikan pelaksanaan kegiatan lebih transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat kolaborasi antara PUPR dan BPKP Malut.

“Marilah kita manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar dan bertukar pengalaman. Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi yang pada akhirnya memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” kata Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara BPKP Malut, Fakhri Kardina.

Penguatan integritas dan profesionalisme menjadi sorotan utama dalam pelatihan PUPR Malut. Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Malut, Yoseph Ricky Cossano, menekankan bahwa pencegahan korupsi dan sistem pengadaan yang bersih merupakan fondasi penting pembangunan daerah, sementara Kabid Jasa Konstruksi PUPR Malut, Saiful Amin, menegaskan kesiapan seluruh pejabat teknis untuk bekerja sigap, profesional, dan mendukung program pembangunan Gubernur dan Wagub Malut pada tahun 2026.

“Prinsipnya, kami mendukung dan siap menyukseskan program pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur di bidang jasa kontraktor,” ujar Saiful. (red)