
WARTASOFIFI.ID – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) telah membuat keputusan yang signifikan untuk memastikan perjalanan haji 2025 berjalan dengan lancar dan penuh kenyamanan bagi seluruh jemaah.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), Kadri Laetje, pada 13 Maret 2025, Pemprov Malut menegaskan bahwa mereka akan menggunakan penerbangan carter dengan maskapai Lion Air untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji asal Maluku Utara.
Keputusan ini, yang diambil setelah proses pertimbangan yang matang, bukan hanya sekadar langkah logistik, tetapi juga sebuah simbol komitmen Pemprov Malut dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat.
Menurut Kadri, penggunaan penerbangan carter ini sudah menjadi agenda tahunan Pemprov Malut dalam melayani jemaah haji. Setiap tahun, Pemprov Malut berkomitmen untuk memastikan keberangkatan dan pemulangan jemaah haji dengan cara yang lebih efisien dan nyaman.
Setiap tahun, Pemprov Malut memastikan bahwa pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji dilakukan dengan cara yang lebih efisien dan terjamin kenyamanannya.
“Kami ingin memastikan jemaah haji asal Maluku Utara diberangkatkan dan dipulangkan dengan cara yang terbaik. Penerbangan carter dengan Lion Air akan membawa jemaah dari Bandara Sultan Babullah Ternate menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan pemulangan juga akan menggunakan penerbangan carter yang sama,” ujar Kadri Laetje.
Menurut Kadri, keputusan ini bukanlah hal yang diambil sembarangan. Sebelumnya, PPIHD Malut telah mengundang beberapa maskapai besar, seperti Garuda Indonesia, Batik Air, Sriwijaya Air, dan Lion Air, untuk melakukan presentasi tentang layanan yang mereka tawarkan. Setelah melalui evaluasi yang mendalam, Lion Air dipilih karena dianggap paling siap memenuhi kebutuhan jemaah haji Malut.
“Kami melakukan presentasi terbuka dengan beberapa maskapai, termasuk Garuda, Batik, dan Sriwijaya. Dari semua presentasi tersebut, Lion Air akhirnya dipilih karena mereka menunjukkan kesiapan teknis yang lebih baik, efisiensi waktu, dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan jemaah kami,” tambah Kadri.
Selain pemilihan maskapai, Pemprov Malut juga memprioritaskan aspek kesehatan jemaah. Tahun ini, jumlah jemaah haji Malut mencapai 1.067 orang, banyak di antaranya berusia lanjut.
Untuk itu, PPIHD Malut meningkatkan jumlah tenaga medis yang akan mendampingi jemaah haji dari pemberangkatan hingga pemulangan.
“Fokus utama kami adalah kesehatan, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan jemaah. Kami juga sudah mempersiapkan lebih banyak tenaga medis untuk memastikan jemaah tetap sehat selama perjalanan,” ujar Kadri.
Keputusan untuk menggunakan penerbangan carter ini juga sejalan dengan moto yang diusung oleh PPIHD Malut: “Kesehatan, Keamanan, Kenyamanan, dan Keselamatan.” Semua aspek ini menjadi prioritas utama dalam setiap langkah persiapan, dengan dukungan penuh dari Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.
“Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe telah memberikan dukungan penuh sejak awal. Gubernur Sherly terlibat langsung dalam koordinasi, memberikan arahan, dan memastikan semua kebutuhan anggaran terpenuhi,” ungkap Kadri.
Selain itu, Kadri juga menambahkan bahwa PPIHD Malut akan segera berangkat ke Jakarta untuk menandatangani kontrak dengan manajemen pusat Lion Air.
Dengan dana carter yang sudah disiapkan di kas panitia, diharapkan proses ini akan berjalan lancar dan jemaah haji Malut bisa diberangkatkan tepat waktu.
“Saat ini kami telah siap. Dana carter sudah tersedia dan kami akan segera melakukan kontrak resmi dengan Lion Air pusat pada Selasa mendatang. Semuanya sudah dipersiapkan dengan matang untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji,” tegas Kadri.
Dengan semua persiapan ini, Pemprov Malut berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan berjalan lebih lancar, dengan jemaah yang diberangkatkan dan dipulangkan dalam kondisi sehat dan selamat.
“Semoga doa dari seluruh masyarakat Maluku Utara menyertai kami dalam mempermudah segala proses ini. Kami ingin semua jemaah haji berangkat dan pulang dengan selamat, serta mendapatkan haji yang mabrur,” tutup mantan Pj Bupati Halsel ini. (red)




