
WARTASOFIFI.ID – Di tengah geliat ekonomi kerakyatan yang terus tumbuh di Maluku Utara, satu nama menonjol sebagai simbol konsistensi, dedikasi, dan kepedulian sosial dalam dunia usaha kecil: Catering Ria. Usaha kuliner yang telah berdiri hampir 30 tahun ini dianugerahi penghargaan Usaha Mikro Terbaik I oleh Pemprov Malut.
Penghargaan itu diserahkan pada Rabu, 3 Juli 2025, dan ditandatangani langsung oleh Gubernur Malut, Sherly Tjoanda. Selain piagam kehormatan, pemilik usaha juga menerima uang pembinaan sebesar Rp3,5 juta sebagai bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah terhadap usaha kecil yang dinilai memiliki dampak sosial yang signifikan.
Di balik nama Catering Ria, berdiri sosok tangguh dan penuh visi, yaitu Fachria Fabanyo, generasi kedua yang kini memimpin usaha warisan keluarganya.
Usai menerima penghargaan dan dihubungi lewat telepon, Fachria, menjelaskan tentang usaha yang telah menua bersama waktu, yakni rasa yang disajikan tak lepas dari rasa tanggung jawab pada orang-orang yang turut bekerja di dalamnya.
“Catering Ria ini sudah menjelang 30 tahun, sejak orang tua saya mulai dulu. Kami menjaga tradisi usaha ini, tapi juga membawanya ke arah yang lebih bertanggung jawab secara sosial,” ungkap Fachria kepada Wartasofifi.id.
Fachria menekankan bahwa keberhasilan usahanya tidak lepas dari komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan para karyawan. Salah satu bentuk nyata dari komitmen itu adalah keikutsertaan seluruh tenaga kerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami selalu mengedepankan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja. Semua karyawan kami daftarkan di BPJS Ketenagakerjaan, karena kami percaya bahwa pekerja yang terlindungi akan bekerja dengan tenang dan lebih produktif,” jelasnya.
Kepedulian ini menjadi alasan kuat mengapa pemerintah daerah menjatuhkan pilihan kepada Catering Ria sebagai usaha mikro terbaik. Dalam penilaian panitia, usaha ini tidak hanya sukses dari sisi bisnis, tetapi juga menjadi contoh praktik usaha kecil yang manusiawi, menyeluruh, dan berkelanjutan.
“Mudah-mudahan dengan adanya penghargaan ini, bisa memotivasi pelaku usaha lain untuk turut serta dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Kita bisa tumbuh bersama, tapi jangan lupa lindungi orang-orang yang ikut membesarkan usaha kita,” pesan Fachria.
Bagi Fachria, penghargaan ini bukanlah puncak, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga kualitas usaha sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam dunia usaha kecil.
Langkah kecil dari Catering Ria kini menjadi inspirasi besar. Bahwa keberhasilan usaha mikro bukan hanya diukur dari omzet dan pelanggan, tetapi dari bagaimana pelaku usaha memperlakukan karyawannya dengan adil dan bermartabat.
Pemprov Malut melalui penghargaan ini juga mengirim pesan yang kuat, UMKM bukan hanya pilar ekonomi, tapi juga agen perubahan sosial. Di tengah tantangan zaman, model seperti Catering Ria menjadi contoh hidup bahwa pertumbuhan ekonomi bisa berjalan seiring dengan perlindungan dan kesejahteraan para pekerja. (red)




