Pelaku Usaha Produk Lokal di Maluku Utara Tumbuh Subur

55
Kepala Dinas Perindag Malut, Yudhitya Wahab (Istimewa)

WartaSofifi.id – Ekonomi kreatif di Maluku Utara terus mengalami pertumbuhan dengan banyaknya pelaku usaha produk lokal yang bermunculan.

Meskipun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara (Dinas Perindag Malut) mencatat sekitar 20 pelaku usaha yang terdaftar, diperkirakan jumlah sebenarnya jauh lebih besar.

Banyak pelaku usaha yang belum mendaftarkan usahanya ke dinas terkait, sehingga belum tercatat secara resmi.

Kepala Dinas Perindag Malut, Yudhitya Wahab, menegaskan pentingnya pendaftaran usaha agar pelaku usaha bisa mendapatkan dukungan yang maksimal dari pemerintah.

“Banyak pelaku usaha di Maluku Utara yang belum terdata secara resmi, sehingga mereka belum bisa mendapatkan manfaat dari program pelatihan, bantuan modal, dan promosi produk yang kami sediakan,” ujar Yudhitya di Sofifi, Selasa (29/10/2024).

Yudhitya menjelaskan bahwa Dinas Perindag Malut akan memperkuat sosialisasi terkait pendaftaran usaha, agar para pelaku usaha yang belum terdata dapat memperoleh akses penuh terhadap fasilitas dan dukungan pemerintah.

“Kami berkomitmen untuk menjangkau pelaku usaha yang belum terdaftar, karena pendaftaran ini penting bagi mereka untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan produk mereka,” lanjutnya.

Dengan semakin banyak pelaku usaha lokal yang terdata, diharapkan Maluku Utara mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional bahkan internasional.

Dukungan Dinas Perindag Malut juga diharapkan dapat memacu perkembangan industri kreatif di daerah ini, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. (red)