
WartaSofifi.id – Ketua Koperasi Bahtera Sejahtera Mandiri (BSM), Abubakar Fabanyo, menyampaikan apresiasinya kepada Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara (Malut), Samsuddin Abdul Kadir, atas solusi yang diambil untuk meningkatkan pendapatan armada speed boat di Pelabuhan Semut, Sofifi dan Ternate.
“Saya atas nama Ketua Koperasi Bahtera Sejahtera Mandiri mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Maluku Utara yang telah melihat kondisi kami dalam beberapa bulan terakhir. Pendapatan armada speed boat sangat terpengaruh, sehingga kami sangat bersyukur dengan solusi yang telah diberikan,” ujarnya, di Sofifi, Rabu (4/12/2024).
Menurut Abubakar, salah satu langkah yang diapresiasi adalah kebijakan penambahan kapasitas penumpang speed boat dari 16 menjadi 18 orang. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para motoris yang tergabung dalam koperasi tersebut.
“Alhamdulillah, saya mewakili segenap anggota motoris di Sofifi mengucapkan banyak terima kasih kepada Pj Gubernur atas kebijakan tersebut. Ini adalah solusi yang sangat kami nantikan,” tambahnya.
Selain itu, Abubakar juga meminta agar pemerintah segera mengembalikan aktivitas pemerintahan provinsi ke Sofifi secara penuh. Menurutnya, hal ini penting untuk menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi masyarakat yang memiliki usaha di sekitar pelabuhan.
“Kami sangat berharap agar pemerintah provinsi kembali berkantor di Sofifi. Dampaknya akan sangat positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya kami yang bergantung pada aktivitas di pelabuhan,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Abubakar menambahkan bahwa apabila aktivitas ASN kembali diaktifkan untuk berkantor di Sofifi, hal tersebut juga akan memberikan manfaat besar bagi armada speed boat yang melayani rute Sofifi-Ternate. Dengan meningkatnya mobilitas ASN, pendapatan motoris di jalur ini pun diperkirakan akan turut meningkat.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah mengeluarkan surat edaran mengenai pengaturan sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sofifi. Kebijakan ini disebabkan oleh terbatasnya moda transportasi yang mendukung mobilitas ASN antara Sofifi, Ternate, dan Tidore.
Dalam surat edaran bernomor 800/10295/EN/2024, disebutkan bahwa ASN yang berdomisili di Ternate dan Tidore dapat bekerja dari rumah (Work From Home), sementara ASN yang tinggal di Sofifi tetap bekerja dari kantor (Work From Office). Kebijakan ini berlaku mulai 28 hingga 29 November 2024 dan akan dievaluasi sesuai kebutuhan.
Ketua Koperasi berharap dengan adanya evaluasi tersebut, pemerintah dapat mempertimbangkan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat Sofifi dan sekitarnya, khususnya bagi pelaku usaha yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas pelabuhan. (red)




