Membangun Masa Depan Industri Maluku Utara

39
Kepala Dinas Perindag Malut, Yudhitya Wahab (dok, Warta Sofifi)

WartaSofifi.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, Yudhitya Wahab, menekankan pentingnya dukungan infrastruktur untuk pengembangan kawasan industri di wilayahnya.

Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan focus group discussion (FGD) tentang pemenuhan kebutuhan infrastruktur wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI), yang diselenggarakan oleh Direktorat Perwilayahan Kementerian Perindustrian RI di Sahid Bella Hotel, Ternate, pada Juni 2024.

Yudhitya menjelaskan bahwa kawasan industri merupakan bagian integral dari pertumbuhan ekonomi daerah. “Kawasan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi wilayah, namun hal-hal yang perlu diperhatikan adalah infrastruktur yang mendukung kegiatan produksi dan distribusi,” ungkapnya.

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Maluku Utara memiliki berbagai sektor industri yang dapat mendorong perekonomian daerah. “Percepatan pembangunan industri adalah hal utama yang dibutuhkan. Kita perlu pengembangan infrastruktur yang memadai untuk mendukung kawasan industri agar dapat berkontribusi secara optimal terhadap perekonomian Provinsi Maluku Utara,” tegas Yudhitya.

Dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, terdapat empat kawasan industri yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional di Maluku Utara: Kawasan Industri Weda Bay di Kabupaten Halmahera Tengah, Kawasan Industri Pulau Obi di Kabupaten Halmahera Selatan, Kawasan Industri Buli (PT Feni) di Kabupaten Halmahera Timur, dan Kawasan Industri EFI di Kabupaten Halmahera Utara, serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai di Kabupaten Pulau Morotai.

Yudhitya menambahkan, dengan perkembangan pesat industri di Maluku Utara, diperlukan dukungan yang lebih komprehensif, termasuk pengembangan sumber daya manusia, klaster industri, pembiayaan dan insentif, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. “Saya mengajak semua peserta FGD untuk berpikir bersama demi menemukan solusi terbaik yang dapat menjaga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan industri,” ujarnya.

Dengan kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Yudhitya optimis bahwa pengembangan kawasan industri di Maluku Utara dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat. (red)