Kadispora Saifuddin Djuba Dorong Peningkatan SDM Pramuka Malut

68
Kadispora Malut, Saifuddin Djuba (Dok, Warta Sofifi)
Wagub Malut Sarbin Sehe resmi membuka kegiatan Training of Trainer (TOT) Pelatih Pembina Pramuka yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malut bekerja sama dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Malut, Jumat (14/11), bertempat di Aula Gedung Kwarda. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas pelatih Pramuka di Malut.

Kadispora Malut Saifuddin Djuba dalam keterangannya kepada wartawan menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia di sektor kepemudaan merupakan agenda prioritas pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa TOT menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi pelatih.

“Kita tingkatkan sumber daya manusia di bidang kepemudaan, salah satunya yaitu TOT dan kegiatan-kegiatan keolahragaan yang lain,” katanya.

Kadispora Saifuddin menegaskan bahwa pelaksanaan TOT merupakan upaya penting untuk menghadirkan pelatih Pramuka yang mampu memberikan pembinaan secara profesional.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepemudaan membutuhkan proses pelatihan yang terarah, sehingga kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Malut dalam memperkuat kapasitas para pembina di lapangan.

Ia menilai bahwa TOT harus menjadi ruang pembelajaran yang menghasilkan pelatih berkualitas dan memiliki kompetensi yang memadai untuk mendampingi generasi muda.

Saifuddin berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pembinaan Pramuka di wilayah masing-masing, sehingga tujuan peningkatan mutu pembinaan dapat tercapai.

“Saya berharap dengan kegiatan TOT ini kita menghadirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Training ini diharapkan menghasilkan pelatih yang benar-benar unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia TOT Malik Hasan dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara Bidang Layanan Pemuda Dispora Malut dan Kwarda Pramuka Malut.

Dia mengawali laporannya dengan ucapan penghormatan kepada para pejabat yang hadir dan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan. Dalam laporannya, Malik menegaskan kembali kerja sama antara Dispora dan Kwarda dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan TOT Pelatih Pembina Pramuka, atas kerja sama bidang layanan pemuda Dispora Malut dengan Kwarda Pramuka Malut,” katanya.

Malik menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting sebagai pendidikan nonformal yang membantu membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, proses pembinaan tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga dukungan kompetensi yang kuat dari para pelatih di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan TOT Pelatih Pembina Pramuka digelar untuk memastikan para pelatih memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pembinaan di gugus depan. Penguatan kapasitas ini dinilai penting agar setiap pembina mampu menjalankan perannya secara efektif.

Melalui kegiatan tersebut, para pelatih diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, metode, dan teknik pembinaan yang lebih profesional. Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan kepramukaan di tingkat daerah.

“Kegiatan TOT Pelatih Pembina Pramuka ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi para pelatih dalam membina anggota Pramuka di gugus depan masing-masing,” jelasnya.

Kegiatan TOT ini mengusung tema “Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana” dan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 November 2025, di Aula Gedung Kwarda Pramuka Malut. Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan intensif tersebut.

Panitia pelaksana terdiri dari Bidang Layanan Pemuda Dispora Malut bersama pengurus Kwarda Malut, serta menghadirkan 12 narasumber dan moderator. Anggaran kegiatan sepenuhnya bersumber dari Dispora Malut.

Panitia melalui Malik menegaskan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, terutama tim pelaksana yang telah bekerja sejak persiapan hingga pelaksanaan. Ia menutup laporannya dengan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbentuk selama kegiatan berlangsung, sekaligus mengakui bahwa masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki pada pelaksanaan berikutnya agar kualitas kegiatan dapat semakin ditingkatkan.

“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari semua pihak terutama panitia kegiatan. Atas nama panitia, saya meminta maaf bila dalam kegiatan ini masih terdapat kekurangan serta jauh dari harapan Bapak/Ibu sekalian,” katanya. (red)