Ifoni Patara, Bukti Prestasi dan Mutu Pendidikan Unibrah

200
Ifoni Patara, Mahasiswa Unibrah, yang dapat menyelesaikan kuliahnya dalam 3 tahun 10 bulan dan berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3,89, sekaligus dinobatkan sebagai lulusan terbaik Unibrah tahun ini (Foto: Istimewa)

WARTASOFIFI.ID Sebanyak 93 sarjana resmi diwisuda dalam prosesi Wisuda Sarjana Angkatan ke-6 Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore Tahun Akademik 2023/2024 yang berlangsung di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Selasa (17/12/2024).

Kegiatan ini diresmikan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unibrah Nomor 129/SK/UBH-01/XII/2024dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII, Staf Ahli Gubernur Malut, dan perwakilan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Dalam acara tersebut, Ifoni Patara, mahasiswi Program Studi Pendidikan Fisika, dinobatkan sebagai lulusan terbaik universitas dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89 dan masa studi hanya 3 tahun 10 bulan. Prestasi yang diraihnya bukanlah kebetulan, melainkan buah dari perjuangan panjang, ketekunan, dan semangat juangnya yang luar biasa di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.

Komitmen Unibrah untuk Kemajuan Pendidikan Maluku Utara

Dalam sambutannya, Rektor Unibrah Sarbaini A. Karim menegaskan komitmen universitas untuk terus berkembang sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di Maluku Utara. Upaya ini diwujudkan dengan membuka program-program studi baru yang relevan dengan potensi daerah serta mempersiapkan program pascasarjana.

“Kami berencana membuka program studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang sangat dibutuhkan di daerah tambang seperti Maluku Utara. Selain itu, kami juga mempersiapkan program pascasarjana untuk Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi,” ujar Sarbaini.

Ia menambahkan bahwa untuk mendukung rencana ini, universitas telah memiliki 66 tenaga dosenberkualifikasi S-2 dan S-3. Saat ini, tiga program studi telah meraih akreditasi “Baik Sekali” dan sembilan program studi lainnya telah berstatus “Baik.”

Rektor Unibrah menekankan bahwa pendidikan berkualitas harus dapat menjawab tantangan daerah dan global. Oleh karena itu, Unibrah terus berinovasi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap membangun Maluku Utara.

Kepala LLDikti Wilayah XII, Jantje Eduard Lekatompessy, turut memberikan apresiasi atas perkembangan yang ditunjukkan oleh Unibrah. Menurutnya, Unibrah memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi universitas yang unggul.

“Saya mendorong Unibrah agar segera membuka program studi baru yang relevan dengan potensi daerah, seperti pariwisata, mengingat Maluku Utara memiliki keindahan alam dan sejarah yang luar biasa,” ujar Jantje.

Kisah Perjuangan Ifoni Patara: Dari Petani hingga Menjadi Lulusan Terbaik

Di balik kemegahan acara wisuda tersebut, terselip kisah inspiratif dari Ifoni Patara yang berhasil mengukir prestasi luar biasa meskipun berasal dari keluarga sederhana.

Perjalanan Ifoni dimulai dari SMA Siti Aisyah Bukulasa, Kota Tidore Kepulauan. Tahun 2020, saat teman-temannya merayakan kelulusan dengan suka cita, Ifoni justru dihantui kebimbangan dan keresahan. Ekonomi keluarganya yang terbatas membuatnya nyaris memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Saya sadar kondisi keluarga, jadi tidak mungkin bisa lanjut kuliah. Saya lebih memilih bekerja untuk membantu orang tua,” kenangnya.

Orang tua Ifoni, Luter Patara dan Magdalena Yusup, hanyalah petani sederhana yang penghasilannya tidak cukup untuk membiayai kuliah. Namun, di tengah kebuntuan tersebut, harapan datang melalui gurunya, Rafsanjani Hi Laha, yang mendorongnya untuk mencoba mendapatkan beasiswa kuliah.

Berbekal Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang sudah ia miliki sejak SD, Ifoni mendaftarkan diri ke Universitas Bumi Hijrah Tidore dan diterima melalui jalur beasiswa penuh. Dengan semangat yang berkobar, ia memilih Program Studi Pendidikan Fisika meskipun bidang tersebut bukanlah favoritnya.

Prestasi Demi Prestasi Mengiringi Langkah Ifoni

Selama masa perkuliahan, Ifoni menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan setiap tugas dan tantangan akademik. Selain aktif di kelas, ia juga mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional.

Salah satu pencapaiannya adalah meraih juara ketiga lomba Desain Media Pembelajaran tingkat nasional, di mana karyanya bahkan dipatenkan melalui HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

“Ini kesempatan yang sangat berharga, jadi saya harus jalani dengan serius,” ujar Ifoni dengan penuh tekad.

Di sela kesibukannya sebagai mahasiswa, Ifoni juga bekerja sebagai guru privat untuk anak-anak sekolah demi menambah penghasilan dan meringankan biaya hidup. Tekadnya untuk sukses dan tidak membebani orang tua menjadi motivasi utamanya untuk terus berjuang.

Hingga akhirnya, dalam 3 tahun 10 bulan, Ifoni berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3,89, sekaligus dinobatkan sebagai lulusan terbaik universitas.

Tangis haru dan senyum bangga menyelimuti wajah kedua orang tuanya ketika Ifoni naik ke panggung untuk menerima penghargaan tersebut.

“Foni cuma bilang ke mama dan papa, kalau nanti Foni dipanggil maju, mama dan papa ikut,” kenangnya sambil tersenyum.

Unibrah Siap Menjawab Tantangan Masa Depan

Kisah Ifoni Patara adalah simbol perjuangan mahasiswa di tengah keterbatasan ekonomi. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah jembatan untuk mengubah kehidupan seseorang.

Rektor Unibrah menekankan pentingnya mendukung mahasiswa-mahasiswa seperti Ifoni yang memiliki semangat juang tinggi namun berasal dari latar belakang sederhana.

“Kami berharap pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait dapat terus memberikan dukungan, terutama dalam bentuk beasiswa, agar tidak ada anak Maluku Utara yang harus putus kuliah karena keterbatasan ekonomi,” ujar Sarbaini.

Dengan toga biru langit yang menjadi identitas Unibrah, acara wisuda kali ini tidak hanya menjadi momen perayaan kelulusan, tetapi juga simbol harapan bagi masa depan Maluku Utara.

Kilauan prestasi Ifoni Patara dan 93 sarjana lainnya adalah bukti bahwa generasi muda mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya jika diberi kesempatan dan dukungan yang tepat.

Kini, Universitas Bumi Hijrah Tidore melangkah maju dengan optimisme tinggi, siap melahirkan SDM unggul yang akan membangun Maluku Utara dan Indonesia di masa depan.

Ifoni Patara pun bertekad melanjutkan pengabdiannya di dunia pendidikan dan berharap kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. (red)