Gubernur Sherly Tjoanda Tak Main-Main Tangani Bencana

161
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Perkim Malut, Musrifah Alhadar, kepada warga Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, yang terdampak bencana angin puting beliung, pada Senin 26 Mei 2025 (Foto: Istimewa)

SOFIFI – Pemprov Malut melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Kepala Dinas Perkim Malut, Musrifah Alhadar, kepada wartawan di kantornya di Sofifi, Rabu (28/5), menyampaikan bahwa bantuan telah diserahkan kepada warga Guraping yang terdampak bencana tersebut.

“Kami telah memberikan bantuan kepada warga Guraping. Insya Allah bermanfaat bagi mereka,” ujar Musrifah.

Musrifah menyebutkan, bantuan tersebut diberikan atas arahan langsung dari Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, yang sebelumnya telah meninjau lokasi bencana bersama sejumlah pejabat daerah.

“Torang so sampaikan bantuan kepada warga, sesuai dengan arahan Ibu Gubernur pada saat meninjau lokasi,” tambahnya.

Ia juga menyatakan bahwa laporan resmi terkait penyaluran bantuan telah disampaikan kepada Gubernur.

“Torang so lapor kepada Ibu Gubernur terkait penyerahan bantuan tersebut,” tuturnya.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU) Dinas Perkim, Zainudin, menjelaskan bahwa total rumah yang menerima bantuan sebanyak 18 unit, sesuai dengan data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Bantuan secara keseluruhan diberikan kepada warga terdampak puting beliung sebanyak 18 rumah,” katanya.

Jenis bantuan yang disalurkan meliputi bahan bangunan seperti seng, kayu, paku, serta pembiayaan untuk tenaga tukang.

“Seng, kayu, paku campuran dan sewa tukang itu semuanya Dinas Perkim yang tanggung,” jelas Zainudin.

Sebelumnya, Gubernur Malut, Sherly Laos Tjoanda, bersama rombongan yang terdiri dari Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perkim, Kepala BPBD, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Plt Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Bagian MKP, meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Guraping, Jumat (23/5).

Bencana angin kencang disertai hujan deras terjadi pada Jumat 16 Mei hingga Sabtu 17 Mei 2025. Puncaknya terjadi Sabtu sore pukul 13.40 WIT yang menyebabkan sejumlah rumah warga rusak.

Menurut data BPBD Provinsi Malut, sebanyak 11 unit rumah mengalami kerusakan ringan, 5 unit rusak sedang, serta satu unit masjid juga terdampak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Korban jiwa nihil. Sedangkan untuk kerusakan fisik: 11 unit rumah rusak ringan, 5 unit rusak sedang, dan 1 masjid terdampak ringan,” jelas Kalak BPBD, Febby Alting.

Gubernur Sherly menegaskan pentingnya percepatan penanganan dampak bencana dan meminta Dinas Perkim segera menginventarisasi kerusakan serta memulai proses perbaikan.

“Dana sudah tersedia dan hari Senin bahan baku sudah dikirim dan langsung dilakukan perbaikan,” tegas Sherly.

Ia juga menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat meringankan beban warga.

“Saya harap bantuan yang nanti diberikan dapat bermanfaat,” ujarnya saat menyapa warga Guraping secara langsung.

Febby Alting menambahkan, total nilai stimulus bantuan yang akan diberikan kepada warga sebesar Rp78 juta. (red)