Gebyar Pasar Murah, Komitmen Pemprov Malut Bantu Warga

64
Pj Gubernur Malut, Samsuddin Abdul Kadir (tengah), didampingi Kepala Dinas Perindag Yudhitya Wahab, pose bersama dengan Kepala OPD dan warga Ternate yang datang berbelanja di pasar murah yang digelar Dinas Perindag Malut (Foto: Istimewa)

WARTASOFIFI.ID – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) melaksanakan Gebyar Pasar Murah di halaman Gereja Protestan Maluku (Gereja Ayam) Kota Ternate, Minggu (22/12/2024). Kegiatan ini digelar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Natal dan Tahun Baru 2025 sebagai upaya strategis untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah potensi lonjakan harga.

Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir, M.Si., hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perikanan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Malut.

Selain meninjau langsung aktivitas pasar murah, Gubernur juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Samsuddin menegaskan bahwa pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah untuk mengintervensi pasar guna mengendalikan inflasi.

“Kegiatan ini adalah bagian dari strategi nasional untuk menekan inflasi yang biasanya meningkat menjelang perayaan besar, seperti Natal dan Tahun Baru. Dengan stabilitas harga, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga,” ujar Samsuddin.

Samsuddin menjelaskan bahwa pemerintah memahami peningkatan kebutuhan masyarakat selama periode akhir tahun.

Untuk itu, pasar murah dirancang sebagai solusi untuk mengurangi beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

“Inflasi bukan hanya masalah kenaikan harga, tetapi juga berdampak pada kestabilan nilai tukar dan ekonomi negara secara keseluruhan. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan seperti ini menjadi penting untuk membantu menekan inflasi,” tambahnya.

Selain berfokus pada stabilitas harga, Samsuddin juga mengapresiasi peran semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Gebyar Pasar Murah.

Ia menyebut bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam membangun Maluku Utara yang lebih kuat dan sejahtera.

“Semoga kegiatan ini menjadi cerminan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk membangun daerah, bangsa, dan negara,” tutup Samsuddin. (red)