Gubernur Sherly Tjoanda bersama Banggar DPRD Malut dan TAPD membahas rencana pinjaman Rp 1 triliun di kediaman Wagub Malut, eks Crysant, Ternate, Kamis 16 Juli 2026. Foto: Istimewa
Pembahasan rencana pinjaman senilai Rp 1 triliun antara Gubernur Malut Sherly Tjoanda dan Banggar DPRD Malut berlangsung secara tertutup. Wartawan tidak diizinkan mengikuti jalannya rapat dan diminta meninggalkan area ruang tamu utama, padahal pembahasan berlangsung di ruang rapat lantai dua gedung tersebut. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Wagub Malut, eks Crysant, Kota Ternate, Kamis 16 Juli 2026 dini hari.
“Rapat di atas tertutup,” aku salah seorang pegawai Sekretariat DPRD Malut saat ditemui di lokasi.
Tak lama kemudian, saat wartawan WARTASOFIFI.ID sedang mengisi baterai handphone di ruang tamu utama kediaman Wagub Malut, seorang anggota Satpol PP meminta agar meninggalkan area tersebut. Permintaan itu disampaikan dengan alasan adanya arahan dari pihak tertentu.
“Perintah dari atas, katanya wartawan tara bisa ada di dalam ruangan sini,” kata anggota Satpol PP Malut tersebut.
Berdasarkan dokumentasi foto yang diperoleh, rapat dihadiri langsung oleh Gubernur Sherly Tjoanda, Ketua DPRD Iqbal Ruray, Sekda Malut Samsuddin Abdul Kadir, serta sejumlah anggota Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pertemuan itu merupakan bagian dari pemaparan Gubernur Sherly terkait rencana pinjaman Rp 1 triliun yang sebelumnya diminta DPRD Malut untuk dijelaskan secara langsung sebelum pembahasan lebih lanjut dilakukan. Tetapi, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai materi rapat yang berlangsung secara tertutup tersebut. (red)