Di Saat Sulit, Sherly Tjoanda Hadir Sebagai Sosok Ibu bagi Rakyatnya

278
Gubernur Sherly Tjoanda meninjau langsung puing-puing rumah warga yang porak-poranda diterjang angin kencang, menegaskan komitmen pemerintah untuk segera memberikan bantuan.

SOFIFI – Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menunjukkan respon cepat terhadap bencana alam yang melanda wilayahnya. Jumat (23/5), ia bersama jajaran pemerintah provinsi meninjau langsung kondisi warga terdampak angin puting beliung di Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur, Sarbin Sehe, Sekda Samsuddin A. Kadir, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Musrifah Alhadar, Kalak BPBD, Fehby Alting, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Rahwan K. Suamba, Plt Kadis Sosial, dan Zen Kasim.

Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 17 Mei 2025, sekitar pukul 13.40 WIT. Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah warga.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malut terdapat 11 unit rumah mengalami kerusakan ringan, 5 unit rusak sedang, serta satu unit masjid terdampak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Saya harap bantuan yang nanti diberikan dapat benar-benar membantu meringankan beban warga,” ungkap Gubernur Sherly saat berada di lokasi.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Gubernur langsung menginstruksikan Dinas Perkim untuk segera melakukan inventarisasi tingkat kerusakan dan memulai renovasi terhadap rumah-rumah yang terdampak.

“Dana sudah tersedia dan hari Senin bahan baku akan langsung dikirim ke lokasi agar proses perbaikan bisa segera dimulai,” tambahnya.

Kalak BPBD Malut, Fehby Alting, menjelaskan bahwa total nilai bantuan yang akan digelontorkan pemerintah provinsi mencapai Rp78 juta.

Bantuan tersebut berbentuk stimulus perbaikan rumah dan fasilitas ibadah yang rusak akibat bencana.

Usai meninjau lokasi, Gubernur Sherly juga menyerahkan langsung bantuan tahap awal kepada warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah. Kunjungan ini disambut haru oleh masyarakat setempat yang terdampak. (red)

Sumber : Biro Adpim Malut