
WARTASOFIFI.ID – Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara, Herifal Naly Thomas, menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai fondasi utama dalam mendukung perencanaan dan pembangunan berkelanjutan.
“Keterpaduan dalam pengelolaan data sangat penting untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Data berkualitas menjadi landasan utama dalam penyusunan dokumen perencanaan,” ujar Naly baru-baru ini.
Pernyataan ini disampaikan menyusul digelarnya Rapat Koordinasi Forum Satu Data Provinsi Maluku Utara 2024 oleh Bappeda Malut. Rapat tersebut bertujuan memperkuat koordinasi pengelolaan data untuk mendukung setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
Naly menjelaskan bahwa Forum Satu Data menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi antara berbagai instansi penyelenggara Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Dengan prinsip musyawarah mufakat, forum ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas dan integrasi data yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi erat antara produsen data utama, seperti Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Kita harus membangun kolaborasi yang lebih kuat antarinstansi. Data yang tersedia harus benar-benar mendukung prioritas pembangunan, sehingga dapat menjawab tantangan daerah secara efektif,” tegas Naly.
Melalui forum ini, Bappeda Malut berharap dapat memperkuat perencanaan berbasis data, meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan, dan memastikan pengelolaan data di tingkat daerah sesuai dengan standar nasional.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan pembangunan, tetapi juga mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program dan kebijakan di Provinsi Maluku Utara.
“Data bukan hanya angka, tetapi merupakan peta jalan untuk menentukan arah pembangunan yang tepat dan berkelanjutan,” pungkas Naly. (red)




