Gubernur Sherly Tegaskan Tak Terlibat Tender Jalan 60 Miliar

1515
Gubernur Sherly Tjoanda saat diwawancarai sejumlah wartawan di Kantor Gubernur Malut, Sofifi, Selasa 5 Mei 2026. WARTASOFIFI.ID/RD.

Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan tidak terlibat dalam tender proyek Jalan Trans Kie Raha senilai Rp 60 miliar, dengan seluruh proses lelang dilakukan oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), sementara Pemprov Malut terus mendorong percepatan pembangunan untuk menghubungkan Sofifi, Haltim, dan Halteng guna memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru.

“Silahkan tanya ke ULP (BPBJ), saya tidak terlibat proses,” tegas Sherly, saat diwawancarai WARTASOFIFI.ID di Sofifi, Senin, 4 Mei 2026, menanggapi proyek yang diminati hingga kontraktor dari luar Malut, termasuk dari Aceh.

Proyek Jalan Trans Kie Raha senilai sekitar Rp 60 miliar dimenangkan oleh kontraktor asal Aceh melalui proses lelang terbuka, yang menunjukkan tingginya daya tarik proyek sekaligus terbukanya sistem pengadaan bagi pelaku usaha dari berbagai daerah, sementara progres pekerjaan di lapangan dilaporkan berjalan baik sesuai tahapan, dengan target pada akhir 2026 pembukaan badan jalan dan pengerasan menggunakan material sirtu dapat diselesaikan sebagai tahap dasar sebelum pengaspalan pada tahap berikutnya.

“Jalan trans Kie Raha berjalan baik, kalau tidak ada kendala, sudah tembus di akhir 2026 untuk sirtu, yah, tapi belum di aspal,” ungkap Sherly.

Berikutnya, Sherly juga memberikan klarifikasi terkait skema pembiayaan proyek jalan Trans Kie Raha yang sebelumnya sempat menjadi perbincangan publik. Dijelaskannya bahwa mekanisme pendanaan dilakukan secara patungan, namun tidak melibatkan seluruh pemerintah kabupaten yang wilayahnya dilintasi. Dalam hal ini, hanya Pemprov Malut dan Pemkab Halteng yang terlibat dalam pembiayaan, sementara Pemkab Haltim tidak termasuk dalam skema tersebut.

“Halteng saja, Haltim tidak terlibat, Halteng akan melakukan 14 atau 12 kilo, pokoknya total 54 kilo. Tahun ini baru sampai di sirtu dan buka jalan,” jelas Sherly. (red)