
WARTASOFIFI.ID – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi mengukuhkan 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku Utara tahun 2025. Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Nuku, Kantor Gubernur Malut, pada Jumat sore (15/8).
Acara ini dihadiri oleh sebagian besar pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Malut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), serta Sekda Samsuddin Abdul Kadir.
Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bentuk dukungan moral sekaligus penghargaan kepada para pemuda-pemudi terbaik Maluku Utara yang terpilih menjadi anggota Paskibraka.
Sejak awal, suasana di dalam aula terasa penuh semangat dan rasa nasionalisme. Para orang tua dan undangan yang hadir tampak bangga menyaksikan putra-putri terbaik daerah siap mengemban amanah penting dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Seluruh hadirin terlihat serius mengikuti rangkaian acara, mulai dari prosesi masuknya pasukan Paskibraka hingga momen sakral pengucapan ikrar Paskibraka.
Pengukuhan Paskibraka diawali dengan pembacaan ikrar dan pengucapan janji untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Momen ini semakin khidmat ketika seluruh hadirin berdiri, memberikan penghormatan, dan mendengarkan lagu kebangsaan yang mengiringi prosesi.
Wagub Sarbin Sehe tampak serius dan penuh bangga saat memimpin jalannya pengukuhan, menandai dimulainya tugas berat yang menanti para anggota Paskibraka.
“Pengukuhan Paskibraka sudah menjadi rutinitas setiap tahun,” ujar Sarbin, usai pengukuhan saat diwawancarai sejumlah wartawan.
Proses menuju pengukuhan ini bukanlah hal yang instan. Sebelum resmi dilantik, para anggota Paskibraka telah melalui serangkaian seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota, yang kemudian dilanjutkan dengan pemusatan latihan di tingkat provinsi.
Mereka dilatih oleh tim pelatih gabungan dari unsur TNI, Polri, dan para alumni Paskibraka, tidak hanya dalam hal keterampilan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.
Bagi para peserta, menjadi bagian dari Paskibraka merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya dituntut untuk tampil sempurna saat upacara, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Dalam proses latihan yang melelahkan, para peserta belajar arti kebersamaan, kekompakan, dan pengorbanan demi menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya.
“Alhamdulillah proses pelatihan telah dilaksanakan kurang lebih dua bulan. Kita berharap pengukuhan tadi semua anak-anak sehat dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Upacara puncak pada 17 Agustus 2025 mendatang di halaman Kantor Gubernur Malut akan menjadi momen puncak bagi para anggota Paskibraka.
Mereka akan menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata saat bendera merah putih dikibarkan dan diturunkan dengan penuh kehormatan.
Setiap gerakan mereka akan menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Selain itu, keikutsertaan para putra-putri pilihan dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat persatuan dan cinta tanah air.
Mereka menjadi representasi keberagaman daerah yang bersatu dalam satu tujuan, yaitu mengibarkan bendera merah putih dengan penuh kebanggaan di momentum hari kemerdekaan.
Daftar Anggota Paskibraka Maluku Utara 2025:
1. Muhammad Fikri Maulana Umafagur (Ternate)
2. Ahmad P. Alfariziq M. Redjeb (Ternate)
3. Muhammad Rizky Alfarizy (Tidore)
4. Rizky Rivaldi I. Tutuy (Tidore)
5. Mi. Rizki Aditya Kasir (Halsel)
6. Muhammad Afdal (Halsel)
7. Ardin Tomi (Halsel)
8. Muhammad Gibran Marasabessy (Halbar)
9. Ilham Siraju (Halteng)
10. Basrun Samad (Halut)
11. Matthew Hanry Kalimbe (Halut)
12. Fatkhurahman Yusuf (Morotai)
13. Julian Pattisahusiwa (Sula)
14. Afgan Djikri Haruman (Haltim)
15. Moh. Irsyad Sulthanof (Pulau Taliabu)
16. Dyah Ashimah Fathiyah Tukuboya (Ternate)
17. Syakirah Aurellia Ghaisani (Ternate)
18. Azizah Adilasari (Ternate)
19. Aurellia Edgina Masuku (Tidore)
20. Muslimah S. Ahmad (Tidore)
21. Mira Z. P. Saidi (Halsel)
22. Gina Julia Safrudin (Halsel)
23. Stevani Boky (Halbar)
24. Delista Nita Punyia (Halut)
25. Gexia Aurel Islamy (Haltim)
26. Sophia Novita Ambeua (Haltim)
27. Alba Rezky Pratama (Haltim)
28. Marcella Pansing (Morotai)
29. Selfia Soamole (Sula)
30. Zhefira Ismith Gailea (Sula)
Dengan pengukuhan ini, para putra-putri terbaik dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara diharapkan mampu menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan sebagai teladan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. (red)




