Yudhitya Wahab Dorong Pengembangan Infrastruktur di Kawasan Industri di Maluku Utara

180
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara Yudhitya Wahab (Foto: WartaSofifi)

WartaSofifi.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Maluku Utara (Malut) Yudhitya Wahab mendorong pengembangan infrastruktur untuk peningkatan ekonomi, khususnya di kawasan industri pertambangan.

Hal ini disampaikannya ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Forum Group Discussion (FGD) terkait Pemenuhan Kebutuhan Infrasruktur Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) yang dilaksanakan oleh Direktorat Perwilayahan Kementerian Perindustrian RI, di Ternate baru-baru ini.

Menurut dia, kawasan industri merupakan kawasan produktif suatu wilayah, dimana kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berdomisili pada wilayah tersebut.

Hal-hal yang perlu diperhatikan, kata dia, khususnya pada kawasan ini adalah infrastruktur sebagai pendukung kegiatan produksi dan distribusi. Karena, Provinsi Maluku Utara adalah wilayah yang memiliki potensi pada berbagai sektor.

“Dimana potensi tersebut mampu mendongkrak perekonomian daerah, salah satunya dengan potensi industri itu sendiri,” ujar Yudhi.

Selain itu, percepatan pembangunan industri merupakan hal utama yang dibutuhkan Provinsi Maluku Utara saat ini. Dengan demikian, diperlukan adanya suatu pengembangan infrastruktur yang memadai, yang dapat mendukung kawasan industri.

“Kita harus mampu menumbuhkan perekonomian yang terintegrasi dengan aktivitas pembangunan dalam berbagai bidang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) Nomor 14 Tahun 2015-2035, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ada di Maluku Utara, seperti Kawasan Industri Weda Bay, Kawasan Industri Pulau Obi, Kawasan Industri Buli (PT. Feni), Kawasan Industri EFI, dan KEK Morotai.

Bagi dia, dengan pesatnya perkembangan saat ini, pembangunan industri di Maluku Utara dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Apalagi terkait dengan infrastruktur pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Pengembangan Klaster Industri, Pembiayaan dan Insentif, Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan, serta Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan.

“Saya mengajak kepada kita untuk berpikir bersama mencari jalan terbaik demi menjaga dan menjamin kualitas hidup masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan industri tersebut,” harap Yudhi.

Sumber: Rilis Disperindag Malut