Wagub Malut Minta Petugas Layani Jamaah Seperti Melayani Orang Tua Sendiri

63
Sarbin Sehe

WARTASOFIFI.ID Menjelang keberangkatan Jemaah Calon Haji Provinsi Maluku Utara ke Embarkasi Makassar untuk musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) menggelar Apel Siaga di Lapangan Upacara Asrama Haji Transit Ternate, Senin (5/5/2025). Apel ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, sebagai bentuk kesiapan dan pengecekan akhir terhadap seluruh elemen layanan haji di provinsi ini.

Turut hadir dalam apel tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Ketua PPIHD, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, aparat keamanan dari Polda Malut dan Polres Ternate, personel Satpol PP, petugas karantina kesehatan, dan seluruh unsur yang tergabung dalam layanan Asrama Haji Transit Ternate.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan haji sebagai komitmen kemanusiaan dan tanggung jawab moral terhadap para jemaah.

“Setiap musim haji rutinitasnya sama, tetapi jemaahnya tidak pernah sama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi sangat penting. Komitmen kemanusiaan dan kualitas layanan harus ditingkatkan, agar seluruh jemaah bisa terlayani dengan baik, nyaman, dan aman,” ujar Sarbin.

Ia menambahkan bahwa apel siaga ini bukan sekadar seremoni rutin, tetapi momentum strategis untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif seluruh petugas, serta sebagai evaluasi awal terhadap prosedur keberangkatan dan pemulangan jemaah.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah mendelegasikan sepenuhnya kepada PPIHD untuk mengawal penyelenggaraan haji. Kami ingin jemaah diberangkatkan dan dipulangkan dalam kondisi tertib, aman, dan penuh kenyamanan. Ini bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi perjalanan spiritual yang menuntut pelayanan prima dari negara,” tegasnya.

Wagub juga menyinggung soal efisiensi anggaran yang menjadi kebijakan nasional, namun menegaskan bahwa Pemprov Malut tidak akan mengorbankan aspek pelayanan.

“Efisiensi anggaran memang penting, tapi bukan berarti kita mengorbankan kualitas layanan. Apa yang sudah baik kita pertahankan, yang kurang baik kita perbaiki,” ucapnya.

Sebagai wujud komitmen tersebut, tahun ini Pemprov Malut menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan bagi jemaah.

Salah satunya adalah penggunaan pesawat carteran khusus haji untuk mengantar jemaah dari Ternate ke Makassar, demi menjamin kenyamanan dan efisiensi waktu tempuh.

Selain itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda juga akan menyerahkan uang saku kepada seluruh jemaah calon haji pada saat acara pelepasan resmi.

Langkah ini mendapat apresiasi dari banyak pihak karena dinilai mencerminkan perhatian konkret Pemprov Malut terhadap kebutuhan dasar dan kenyamanan spiritual jemaah.

Sarbin Sehe juga menegaskan peran penting petugas PPIHD, petugas kloter, dan para pendamping haji. Ia meminta agar seluruh petugas bekerja tidak hanya dengan profesionalisme administratif, tetapi juga dengan komitmen ilahiah (spiritual) dan insaniah (kemanusiaan).

“Kita ingin memastikan jemaah bisa fokus menunaikan rukun Islam kelima tanpa terbebani persoalan teknis. Tujuan akhirnya adalah para jemaah bisa meraih predikat haji mabrur, bukan sekadar menjalankan ritual,” pesannya.

Apel Siaga ini juga menjadi penanda bahwa koordinasi lintas sektor antara Pemprov Malut, Kemenag, instansi teknis, serta aparat keamanan sudah berjalan dengan baik.

Kesiapan ini diharapkan mampu menciptakan sistem penyelenggaraan haji yang lebih tertib, efisien, dan berorientasi pada pelayanan jemaah sebagai prioritas utama.

Dengan estimasi keberangkatan jemaah dalam waktu dekat, berbagai upaya maksimal terus dilakukan Pemprov Malut demi memastikan kelancaran proses embarkasi, transit, hingga pemulangan jemaah nanti. Semua pihak berharap, pelaksanaan ibadah haji tahun ini menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah penyelenggaraan haji di Maluku Utara. (red)

Sumber: Biro Adpim Malut