
WartaSofifi.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Siddhakarya 2024, sebuah acara yang menjadi tonggak penting dalam mendorong produktivitas dan daya saing perusahaan di daerah. Acara yang berlangsung di Gamalama Ballroom, Bela Hotel, pada Jumat (13/12/2024), dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Maluku Utara, Abubakar Abdullah, serta sejumlah tokoh dan pejabat penting lainnya.
Siddhakarya merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan RI yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja perusahaan skala kecil, menengah, dan besar. Program ini memberi apresiasi kepada perusahaan yang berhasil menerapkan metode produktivitas terbaik, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada malam penganugerahan tersebut, Abubakar Abdullah menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemerhati Produktivitas Siddhakarya di Maluku Utara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan acara ini dan menegaskan pentingnya komitmen semua pihak, baik pemerintah maupun dunia usaha, dalam meningkatkan produktivitas di berbagai sektor.
“Peningkatan produktivitas harus dilakukan secara berkesinambungan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Ini mencakup inovasi teknologi, pengembangan manajemen, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan budaya kerja produktif,” ujar Abubakar.
Ia juga menyoroti peran penting perusahaan dan UMKM dalam menciptakan peluang kerja di Maluku Utara. “Melalui penghargaan ini, kami berharap perusahaan-perusahaan di Malut semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka pengangguran di daerah ini,” tambahnya.
Abubakar juga mengucapkan selamat kepada 10 penerima penghargaan Siddhakarya tahun ini, yang terdiri atas enam perusahaan unggul dan empat UMKM berkembang. Ia berharap mereka dapat menjadi teladan bagi pelaku usaha lainnya.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Utara, Marwan Polisri, menyampaikan bahwa penghargaan Siddhakarya merupakan bentuk apresiasi tertinggi di tingkat provinsi. Dari 15 peserta yang diseleksi, 10 di antaranya dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap nasional.
“Penghargaan ini bertujuan mendorong dunia usaha agar terus meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” jelas Marwan.
Ia menambahkan bahwa para peserta yang lolos seleksi akan membawa nama Maluku Utara di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa dunia usaha daerah mampu bersaing secara global.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, pimpinan OPD, kepala dinas kabupaten/kota, serta perwakilan perusahaan dan UMKM. Kehadiran para tokoh pemerhati produktivitas menunjukkan sinergi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memajukan perekonomian Maluku Utara.
Penghargaan Siddhakarya diharapkan menjadi pemicu transformasi dunia usaha di Malut, menciptakan budaya kerja produktif yang berkelanjutan, serta memperkokoh posisi provinsi ini di tingkat nasional.
“Dengan penghargaan ini, kami yakin perusahaan di Maluku Utara dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tutup Marwan. (red)




