

WartaSofifi.id – Pekan Olahraga Tradisional (POT) tingkat provinsi Maluku Utara resmi ditutup, bertempat di Aula Penginapan Yusmar, Sofifi, Rabu, 10 April 2023.
Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Irfan Kabau saat memberikan sambutan penutupan, mengatakan, bahwa kegiatan Pekan Olahraga Tradisional yang digelar di lapangan Doe Masure, Desa Balbar, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara selama tiga hari berjalan dengan lancar dan sukses dilaksanakan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar, ini merupakan kegitan yang akan dilaksanakan setiap tahun ganjil,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap beberapa permainan yang dilombakan dalam Pekan Olahraga Tradisional, seperti Permainan Egrang, Permainan Terompah Panjang, Permainan Hadang atau Galah (Sem), Permainan Gasing, dan Permainan Sumpit.

“Tahun ini, dari 5 permainan yang dilombakan, namun yang mendaftar hanya di tiga mata lomba, yakni Permainan Egrang, Permainan Terompah Panjang, Permainan Hadang atau Galah (Sem). Harap kepada pihak sekolah di Provinsi Maluku Utara untuk menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah,” pintanya.

Irfan juga menjelaskan, lomba permainan ini sebagai langkah bagaimana untuk membuat siswa tidak ketergantungan terhadap handphone.
Sebab, menurutnya, di zaman ini ketergantungan siswa terhadap handphone sangat tinggi, sehingga semua pihak termasuk orang tua wajib untuk mengontrol penggunaan handphone oleh siswa itu sendiri.
“Karena anak-anak kita sekarang lebih cenderung menggunakan gadget daripada melakukan hal-hal positif, seperti permainan tradisional ini,” jelas Irfan.





