Bulan Depan, Delegasi Pelajar Asal Maluku Utara Siap Ikuti POT Tingkat Nasional di Jawa Barat

135
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Malut, Irfan Kabau [Foto: Istimewa]

WartaSofifi.id – Sejumlah pelajar yang merupakan putra-putri asal Maluku Utara, baru-baru ini telah berhasil memenangkan lomba Pekan Olahraga Tradisional (POT) tingkat provinsi.

Peserta yang memenangkan lomba POT tingkat provinsi Maluku Utara tahun 2023 tersebut, yakni lomba Permainan Egrang dijuarai pelajar dari SMA Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan, lomba Permainan Terompah dimenangkan oleh pelajar SMK Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan, dan lomba Permainan Hadang dimenangkan oleh pelajar SMA Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Irfan Kabau mengatakan, para siswa yang telah memenangkan tiga mata lomba tersebut akan diberangkatkan bulan depan untuk mengikuti lomba POT tingkat nasional tahun 2023 yang dipusatkan di Provinsi Jawa Barat.

“Insya Allah tanggal 12 Juni 2023 kita akan bawa siswa/siswi yang telah memenangkan POT tingkat Provinsi Maluku Utara ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat,” ujarnya, di Sofifi, Jumat, 12 Mei 2023.

Menurutnya, bagi pelajar yang telah menjuarai lomba ini jangan dulu berbesar hati, karena masih ada satu kegiatan lomba lagi yang penting diikuti, yaitu lomba POT tingkat nasional.

Sedangkan, kepada pelajar yang belum berhasil keluar sebagai juara jangan berkecil hati. Sebab, masih ada lomba-lomba lainnya, baik digelar tahun ini maupun tahun depan.

“Kepada yang juara saya ucapkan selamat dan bersiap diri untuk mengikuti lomba tingkat nasional, sedangkan yang belum juara jangan berkecil hati,” jelas Irfan.

Selain itu, ia mengajak kepada semua stakeholder, terutama para siswa/siswi di Maluku Utara untuk tidak menjadikan event POT ini sebagai ajang untuk menjadi juara, namun untuk bergembira bersama.

Karena, permainan tradisional ini merupakan peninggalan para leluhur, sehingga sebagai generasi muda saat ini wajib untuk mengembangkannya, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Lomba ini bukan untuk mencari juara, tetapi kita bergembira bersama dalam pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga Tradisiona ini,” harap Irfan.