
WARTASOFIFI.ID – Di tengah dinamika pembangunan Provinsi Maluku Utara, sebuah langkah penting diambil untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah, Abubakar Abdullah, membuka Pengarahan Persiapan Pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024, di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu (15/1/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai profesionalisme dan komitmen di antara para calon abdi negara.
Dalam sambutannya, Abubakar Abdullah tidak hanya mengucapkan selamat, tetapi juga memberikan motivasi yang mendalam kepada para CPNS.
Ia mengapresiasi perjuangan mereka yang telah melewati proses seleksi yang ketat, bersaing dengan ribuan peserta lainnya melalui mekanisme Computer Assisted Test (CAT).
“Kalian adalah yang terbaik dari ribuan peserta. Ini adalah bukti dari kerja keras, doa, dan dukungan keluarga serta lingkungan. Bersyukurlah kepada Allah SWT atas kesempatan ini,” ucapnya.
Ia mengingatkan, menjadi ASN bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat.
“Keberhasilan ini adalah langkah awal. Tantangan ke depan adalah bagaimana kalian dapat membawa perubahan nyata bagi Maluku Utara,” tambahnya.
Abubakar menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, dan komitmen sebagai pondasi utama seorang ASN.
Ia menggarisbawahi bahwa Sofifi, sebagai ibukota Provinsi Maluku Utara, harus menjadi pusat perhatian para abdi negara.
“Sofifi bukan sekadar tempat berkantor, tetapi simbol masa depan Maluku Utara. Saya ingin mengingatkan bahwa bekerja di Sofifi adalah bagian dari tanggung jawab besar kita untuk membangun provinsi ini,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar para CPNS tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga berkontribusi nyata.
“Jangan jadikan Sofifi sekadar alamat formal, tetapi jadikan tempat ini rumah bagi dedikasi dan kerja keras kalian,” ujar Abubakar dengan penuh semangat.
Tahun ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara membuka 590 formasi CPNS, namun hanya 311 formasi yang terisi.
Hal ini mencerminkan tantangan dalam menemukan kandidat yang memenuhi kualifikasi ketat sesuai standar nasional.
Pengarahan ini tidak hanya sekadar proses administratif, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap birokrasi yang transparan.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menjelaskan secara detail dokumen-dokumen yang harus dipenuhi, termasuk estimasi biaya yang dibutuhkan dalam proses pemberkasan untuk pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).
“Kami ingin memastikan tidak ada kesalahan dalam pemberkasan. Sosialisasi ini bertujuan mempermudah CPNS dalam memahami setiap tahapan dengan jelas,” ungkap Kepala BKD.
Acara ini menjadi ajang refleksi bagi para CPNS. Abubakar Abdullah menutup pengarahan dengan pesan penuh makna:
“Jadilah agen perubahan di tempat kalian bertugas nanti. Jangan takut untuk membawa inovasi. Adaptasi, pelajari tugas pokok dan fungsi kalian, dan jadilah ASN yang menjadi kebanggaan Maluku Utara.”
Pengarahan persiapan pemberkasan ini adalah lebih dari sekadar prosedur administrasi, ini adalah langkah awal dalam membangun birokrasi yang lebih baik di Maluku Utara.
Dengan semangat dan dedikasi, para CPNS diharapkan menjadi pelopor perubahan, meneguhkan Sofifi sebagai pusat pemerintahan yang kuat, berintegritas, dan inspiratif. (red)




