Gubernur Sherly Tjoanda Tinggalkan Rakor KPK Sebelum Selesai

25
Mobil dinas Alphard berpelat DG 01 yang ditumpangi Gubernur Sherly Tjoanda terlihat meninggalkan lokasi Rakor KPK di Rumdis Wagub Malut, Kota Ternate, Kamis 11 Juni 2026, pukul 12.21 WIT. Foto: WARTASOFIFI.ID/RD

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda terpantau meninggalkan lokasi rapat koordinasi dan evaluasi pencegahan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemprov Malut di kediaman dinas Wagub Malut, eks Hotel Crysant, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Raja, Kota Ternate, Kamis 11 Juno 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan Sherly meninggalkan lokasi rapat pada pukul 12.21 WIT menggunakan mobil dinas berpelat nomor DG 01.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, keberangkatan Sherly dilakukan saat rapat masih berlangsung. Gubernur Malut itu disebut harus menghadiri agenda lain yang telah dijadwalkan sehingga tidak mengikuti kegiatan hingga selesai.

Sebelum meninggalkan lokasi, Sherly terlihat mengikuti rapat yang turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Malut, kepala OPD, serta jajaran KPK. Forum tersebut membahas sejumlah agenda terkait tata kelola pemerintahan dan upaya pencegahan korupsi di Pemprov Malut.

Hingga sebelum Gubernur Sherly meninggalkan lokasi, rapat masih berlangsung di dalam gedung eks Hotel Crysant yang kini digunakan sebagai kediaman dinas Wagub Malut.

Di luar area kegiatan, akses menuju lokasi rapat dijaga ketat. Sejumlah wartawan yang datang untuk melakukan peliputan tidak diperkenankan masuk ke area halaman maupun gedung tempat rapat berlangsung.

Salah seorang ASN Pemprov Malut yang bertugas di pintu masuk mengaku hanya menjalankan ketentuan yang telah disampaikan kepadanya dan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan ijin masuk kepada pihak di luar peserta rapat.

Berdasarkan susunan acara yang diperoleh WARTASOFIFI.ID, rapat koordinasi dan evaluasi yang difasilitasi KPK tersebut membahas sejumlah materi, di antaranya perencanaan dan penganggaran APBD, proyek strategis Pemprov Malut tahun anggaran 2025 dan 2026, pokir DPRD Malut, belanja hibah dan bantuan sosial, serta pengadaan barang dan jasa. (red)

 

Bagi WARTASOFIFI.ID, berita adalah amanah, ditulis dengan ketelitian, dijaga dengan integritas, dan disampaikan dengan netralitas kepada masyarakat.