Peningkatan Kinerja Penurunan Stunting jadi Fokus Bappeda Malut

38
Kepala Bappeda Malut, Muhammad Sarmin S. Adam (Istimewa)

WARTASOFIFI.ID Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Maluku Utara baru-baru ini melaksanakan evaluasi kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di kabupaten/kota se-Maluku Utara tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan aksi konvergensi yang telah dijalankan pemerintah daerah dalam upaya menurunkan angka stunting, serta mencari solusi konkret guna mempercepat pencapaian target.

Kepala Bappeda Malut, Muhammad Sarmin S. Adam, mengungkapkan bahwa evaluasi ini sangat penting sebagai langkah untuk memastikan bahwa upaya yang dilakukan di tingkat kabupaten/kota benar-benar efektif dan dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan stunting. “Tujuan penilaian ini adalah untuk mengukur sejauh mana kinerja masing-masing daerah dalam menerapkan aksi konvergensi, dan memastikan bahwa semua kebijakan dan program yang telah disusun dapat memberi hasil yang optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bappeda Malut juga mengumumkan hasil penilaian yang menunjukkan bahwa Kabupaten Halmahera Barat berhasil meraih juara I, disusul oleh Kota Ternate di posisi kedua, dan Kabupaten Kepulauan Sula sebagai juara ketiga. Masing-masing pemenang diberikan penghargaan berupa uang tunai sebagai apresiasi atas upaya mereka dalam menurunkan angka stunting.

Sarmin menambahkan bahwa selain penghargaan, Bappeda Malut juga mencatat sejumlah rekomendasi strategis guna meningkatkan efektivitas penurunan stunting di Maluku Utara. Beberapa rekomendasi penting termasuk perbaikan sistem monitoring dan evaluasi yang lebih terintegrasi, konsistensi dalam perencanaan program, serta penargetan wilayah yang memiliki cakupan layanan yang rendah. “Kita harus terus mendorong peningkatan kualitas layanan di seluruh wilayah, terutama yang masih menghadapi tantangan besar dalam menurunkan angka stunting,” ujar Sarmin.

Pada akhir acara, Sarmin menyampaikan harapannya agar upaya yang dilakukan oleh semua pihak dalam penurunan stunting dapat terus berlanjut dengan komitmen yang kuat. “Semoga usaha kita bersama ini dapat menjadi amal baik bagi generasi Maluku Utara yang lebih sehat dan berdaya saing,” tutupnya. (red)