Pemprov Malut Tetap Optimis Bangun Sofifi

50
Kepala Bappeda Malut, Muhammad Sarmin S. Adam (Foto: Istimewa)

WARTASOFIFI.ID – Sofifi, ibu kota baru Provinsi Maluku Utara, terus menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan Pemprov setempat. Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi hambatan utama dalam merealisasikan proyek ambisius ini, sehingga dukungan finansial dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan.

Kepala Bappeda Maluku Utara, Muhammad Sarmin S. Adam, mengungkapkan bahwa meskipun pembangunan Sofifi adalah fokus utama, keterbatasan anggaran daerah mempersulit realisasi rencana tersebut.

“Mengingat kapasitas keuangan yang terbatas, kami perlu sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan ini,” ujarnya, dikutip dari Infopublik.id, Sabtu (21/12/2025).

Bappeda Malut telah mengajukan 54 usulan proyek ke pemerintah pusat dengan total anggaran yang diajukan mencapai Rp3,2 triliun. Namun, angka tersebut masih belum mencukupi kebutuhan infrastruktur dasar seperti pembangunan bandara dan pelabuhan yang diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp4 triliun.

Pemprov Malut tetap optimis dan telah menyusun peta jalan pembangunan dengan langkah-langkah strategis, termasuk menjalin komunikasi dengan kementerian terkait untuk mempercepat proses.

“Kami berharap, dengan pendekatan ini, pembangunan Sofifi bisa menjadi prioritas bagi gubernur yang akan datang,” tambah Sarmin.

Namun, hingga kini, beberapa usulan, termasuk agenda pembangunan Sofifi, belum mendapat kepastian dari pemerintah pusat. Realisasi usulan ini masih dinantikan agar Sofifi dapat segera berkembang menjadi ibu kota modern yang siap mendukung pertumbuhan dan pembangunan daerah Maluku Utara. (red)