Pemprov Malut Terapkan Open House Bergilir

109
Plt Karo Adpim Malut, Abdul Karim, berjabat tangan dengan Gubernur Sherly Tjoanda, usai memimpin apel pada 9 Maret 2026 di halaman Kantor Gubernur Malut, Sofifi.
Plt Karo Adpim Malut Abdul Karim mengatakan Pemprov Malut akan menggelar open house Idul Fitri 1447 Hijriah di rumah jabatan Wagub Sarbin Sehe di Sofifi pada hari pertama Lebaran. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi agenda resmi pemerintah provinsi untuk mempererat silaturahmi antara kepala OPD, ASN, Forkopimda, dan masyarakat. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai WARTASOFIFI.ID melalui sambungan telepon pada Jumat, 13 Maret 2026, akhir pekan lalu.
“Persiapan Lebaran nanti pemerintah daerah akan melaksanakan open house yang dipusatkan di rumah dinas Wagub di Sofifi, tepat pada hari pertama Lebaran,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut Gubernur Malut Sherly Tjoanda dan Wagub Sarbin Sehe akan hadir bersama pejabat Pemprov untuk menerima masyarakat yang datang bersilaturahmi. Kegiatan open house ini juga bertujuan menjaga hubungan antara Pemprov Malut dengan berbagai unsur, termasuk pejabat lintas sektor dan masyarakat umum. Kehadiran keduanya dijadwalkan berlangsung di kediaman Wagub pada hari pertama Lebaran.

“Dalam momen itu untuk menjaga silaturahmi dengan pejabat pemerintahan, Forkopimda, dan masyarakat. Ibu Gubernur juga hadir di kediaman Pak Wagub pada hari pertama,” jelasnya.

Karim menambahkan bahwa setelah Wagub menyelesaikan kegiatan open house di rumah jabatan di Sofifi, agenda silaturahmi tersebut akan dilanjutkan dengan pelaksanaan open house kedua di kediaman pribadinya yang berlokasi di Tidore.

“Setelah itu bapak wagub melaksanakan open house yang kedua di kediaman pribadi di Tidore,” ujarnya.

Karim menjelaskan bahwa kegiatan open house Idul Fitri tidak dipusatkan di rumah jabatan gubernur sebagai upaya pemerataan lokasi, sehingga masyarakat dapat lebih terfokus pada satu titik silaturahmi. Sebagai perbandingan, pada perayaan Natal dan Tahun Baru sebelumnya, open house telah dilaksanakan di kediaman gubernur. Sementara itu, untuk Idul Fitri kali ini kegiatan dipusatkan di rumah jabatan Wagub.

“Kalau Natal dan Tahun Baru kemarin sudah dilaksanakan di kediaman gubernur, sehingga untuk Idul Fitri dipusatkan di kediaman wagub,” katanya.

Selain itu, Karim menegaskan bahwa pemusatan kegiatan di satu lokasi dimaksudkan agar seluruh unsur pejabat teras Pemprov Malut dapat hadir bersama dalam satu tempat saat menerima masyarakat, sehingga warga yang datang dapat bertemu langsung dengan gubernur, wagub, sekda, serta kepala dinas, badan, maupun biro dalam satu kesempatan.

“Sehingga masyarakat yang datang bisa bertemu langsung dengan gubernur, wagub, sekda, dan perangkat daerah lainnya dalam satu tempat,” jelasnya.

Karim menilai bahwa kebersamaan tersebut menjadi bagian dari fungsi pemerintah sebagai pengayom masyarakat, terutama dalam suasana Idul Fitri yang identik dengan momen saling memaafkan dan mempererat persaudaraan. Dalam nuansa hari kemenangan tersebut, fungsi pembinaan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat diharapkan dapat tercermin melalui kebersamaan antara pemerintah dan warga.

“Dengan nuansa Idul Fitri sebagai hari kemenangan, diharapkan fungsi pembinaan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat juga terlihat dalam kebersamaan itu,” imbuhnya. (red)