Pemprov Malut Fokus Penguatan Sektor Perkebunan

107
Plt Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Muhtar Husen (Foto: Warta Sofifi)

WartaSofifi.id – Dalam momentum peringatan HUT Provinsi Maluku Utara (Malut) ke-25, sektor pertanian mendapat sorotan utama sebagai salah satu pondasi kuat pembangunan ekonomi daerah.

Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Muhtar Husen, menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas dan diversifikasi sektor pertanian kini menjadi agenda strategis pemerintah di bawah arahan Gubernur Maluku Utara.

Muhtar menegaskan bahwa peringatan HUT ini bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperlihatkan keberhasilan konkret dari kolaborasi antara pemerintah dan petani lokal.

“Kami hadir dengan tanggung jawab untuk memastikan bahwa sektor pertanian mampu menjadi tulang punggung ekonomi Maluku Utara di masa mendatang,” ujar Muhtar saat ditemui di stand Dinas Pertanian di arena pameran Sofifi, Kamis (10/10/2024).

Dinas Pertanian menampilkan beragam komoditas unggulan yang mencerminkan kekayaan potensi daerah, mulai dari jagung dan kedelai di sektor tanaman pangan hingga cabai, bawang, serta aneka buah-buahan dari sektor hortikultura.

Namun, sektor perkebunan tetap menjadi kebanggaan utama Maluku Utara, terutama dengan komoditas andalan seperti pala, cengkeh, dan kelapa yang telah mengangkat nama daerah ini ke posisi lima besar secara nasional dalam hal kualitas.

“Pameran ini bukan hanya sekadar menunjukkan hasil kerja, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa produk-produk pertanian kita siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Muhtar.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat maupun daerah untuk memperkuat sektor ini.

Dalam upaya menjaga keberlanjutan dan daya saing pertanian, Dinas Pertanian telah menjalankan berbagai program pelatihan serta pendampingan teknis untuk para petani.

Langkah ini mencakup penggunaan metode tanam yang lebih efisien hingga pengaplikasian pupuk organik yang ramah lingkungan, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Lebih dari itu, Dinas Pertanian juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pasar bagi komoditas lokal.

“Dengan strategi promosi yang tepat, kami berharap Maluku Utara bisa menjadi salah satu penghasil komoditas unggulan yang dikenal secara global. Ini tidak hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga kesempatan besar untuk meningkatkan taraf hidup petani dan masyarakat,” tambahnya.

Melalui pameran ini, pemerintah daerah ingin menyampaikan pesan bahwa sektor pertanian Maluku Utara memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap.

Sebagai tulang punggung ekonomi, pertanian Maluku Utara menyimpan kekuatan untuk menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat jati diri daerah yang kaya akan sumber daya alam.

Dengan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, masa depan sektor pertanian Maluku Utara diyakini akan semakin cerah, membawa kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat serta memperkokoh posisi daerah ini di kancah nasional dan internasional. (red)