Kolaborasi Dikbud Malut dan PKK: Gerakan Membaca dan Menanam Kangkung

299
Pj Sekda Malut, Abubakar Abdullah didampingi Ketua TP PKK Provinsi, Darmawati Samsuddin, dan Plt Kadis Dikbud Damruddin (Foto: Warta Sofifi)

WartaSofifi.id – Kota Sofifi mulai diselimuti euforia perayaan menjelang HUT Provinsi Maluku Utara (Malut) yang akan jatuh pada tanggal 12 Oktober 2024. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG), menciptakan semarak di ibu kota provinsi.

Salah satu inisiatif penting datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, yang berkolaborasi dengan PKK Provinsi dalam menggalakkan program edukatif “Gerakan 30 Menit Membaca dan Menanam Kangkung”.

Program ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sebagaimana disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Damruddin Rahman, dalam laporannya.

Rombongan tamu kehormatan disambut dengan penuh kemeriahan melalui Tarian Cakalele, tarian tradisional Maluku Utara yang biasanya dipersembahkan untuk menyambut tamu.

Setelah tiba di tenda kehormatan, para tamu disuguhkan kembali Tarian Orlapei, yang memukau dengan keindahan geraknya. Acara pembukaan berlangsung dengan nuansa kultural yang kental.

Dalam sambutannya, Damruddin menekankan bahwa pihaknya terus melakukan upaya peningkatan mutu pendidikan di Maluku Utara.

“Kami berkomitmen untuk melakukan pembenahan dalam rangka mencapai kualitas pendidikan yang unggul, sejalan dengan tuntutan revolusi industri 4.0 yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, turut memberikan apresiasi atas inisiatif dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berhasil menggabungkan dua kegiatan penting dalam satu rangkaian HKG ini.

“Terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah bekerja keras menginisiasi Gerakan Membaca 30 Menit dan Menanam Kangkung. Kedua kegiatan ini tidak hanya sarat edukasi, tetapi juga menyenangkan,” ujar Abubakar.

Gerakan 30 Menit Membaca dinilai memiliki dampak besar dalam meningkatkan literasi di kalangan anak-anak, sedangkan kegiatan Menanam Kangkung memiliki unsur kewirausahaan yang akan membentuk kecintaan terhadap alam sekaligus mendorong jiwa enterpreneurship sejak dini.

“Kangkung adalah komoditas yang memiliki nilai ekonomi, dan kegiatan ini juga bisa menjadi ajang pembelajaran bisnis sederhana bagi anak-anak,” tambah Abubakar.

Sebagai penutup, Abubakar menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT Provinsi Maluku Utara mengandung manfaat edukatif dan hiburan yang bisa dinikmati masyarakat, tergantung dari perspektif kita melihatnya.

Kegiatan penanaman kangkung secara simbolis oleh Abubakar, didampingi oleh Ketua PKK dan Plt Kepala Dinas Pendidikan, disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan. (red)