
WARTASOFIFI.ID – Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Rua dan Akehuda, Ternate, pada Sabtu (21/12/2024). Bantuan yang disalurkan berupa sembilan bahan pokok (sembako), kursi roda, dan alat bantu dengar untuk penyandang disabilitas yang terimbas bencana.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana alam yang melanda beberapa waktu lalu.
Pj. Gubernur Samsuddin dalam sambutannya menekankan pentingnya respons cepat dan tepat dari pemerintah terhadap setiap bencana yang terjadi di daerah.

“Penyerahan bantuan ini adalah salah satu wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang dilanda musibah. Bencana banjir ini harus menjadi pengingat bahwa sebagai pemerintah, kita harus responsif dan siap menghadapi tantangan yang datang. Selain memberikan bantuan, kita juga harus mencari tahu penyebab banjir ini dan menjadikannya prioritas dalam perencanaan pembangunan jangka panjang,” ujar Samsuddin.
Bencana banjir yang melanda wilayah Akehuda dan Rua disebabkan oleh hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan banjir yang merendam rumah-rumah warga dan menyebabkan longsor di beberapa titik.
Longsor tersebut merusak sejumlah rumah yang berada di dekat tebing, sementara pohon tumbang turut merusak teras rumah warga.
Dalam situasi tersebut, selain memberikan bantuan sembako, Pj. Gubernur juga menyatakan pentingnya penanganan jangka panjang terkait infrastruktur dan mitigasi bencana di daerah tersebut.
Samsuddin mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk melakukan inventarisasi penyebab banjir yang terjadi di Akehuda dan sekitarnya.
“Kami bekerja sama dengan Pemkot Ternate untuk mengidentifikasi penyebab banjir ini, termasuk faktor alam dan masalah terkait infrastruktur. Setelah itu, kami akan merumuskan langkah-langkah konkret untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan,” jelasnya.
Plt. Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim, yang turut hadir dalam penyerahan bantuan, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan terdiri dari 130 paket sembako untuk warga yang terdampak, dengan rincian 70 paket untuk warga Rua dan 60 paket untuk warga Akehuda. Selain itu, bantuan kursi roda dan alat bantu dengar juga diserahkan kepada penyandang disabilitas di Akehuda yang terimbas bencana.
“Sebagai pemerintah, kami berusaha untuk memberikan bantuan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memastikan agar warga yang terdampak mendapatkan perhatian khusus. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman,” ungkap Zen Kasim.
Samsuddin A. Kadir juga mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi pemerintah dalam proses pemulihan pasca-bencana. Ia telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate dalam merumuskan solusi permanen untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.
“Dinas PUPR dan Perkim akan segera mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki dan memperkuat infrastruktur yang rusak, serta memastikan bahwa pembangunan ke depan akan lebih tahan bencana. Kami juga akan memperhatikan sistem drainase dan pengelolaan air di daerah ini, agar banjir tidak terulang kembali,” jelasnya.
Selain penyerahan bantuan, Pj. Gubernur bersama dengan Zen Kasim, Kepala Dinas PUPR Sofyan Kamarullah, dan Kepala Dinas Perkim Abdul Kadir Usma juga meninjau lokasi rumah warga yang terdampak longsor dan pohon tumbang. Mereka melihat langsung kerusakan yang terjadi dan memastikan bahwa langkah pemulihan segera dilakukan untuk mengembalikan kondisi normal bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi kerja keras Dinas Sosial, Dinas PUPR, dan Dinas Perkim dalam memberikan bantuan dan melakukan langkah-langkah pemulihan. Namun, yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita bisa memitigasi bencana di masa mendatang. Kita perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur dan kesiapsiagaan bencana di daerah ini,” tegas Samsuddin.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berencana untuk melakukan perbaikan besar-besaran terhadap infrastruktur yang rusak, serta memperkenalkan sistem manajemen risiko bencana yang lebih baik. Dalam hal ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta akan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tahan terhadap bencana di masa depan.
Kegiatan penyerahan bantuan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama dalam mengatasi berbagai tantangan sosial, termasuk bencana alam.
Dinas Sosial Maluku Utara, sebagai penyelenggara kegiatan ini, berharap agar semangat kesetiakawanan sosial terus tumbuh di kalangan masyarakat, terlebih di saat-saat sulit seperti yang dialami oleh korban banjir di Ternate.
“Semoga peringatan HKSN kali ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi berbagai permasalahan, termasuk bencana alam. Kita harus bersama-sama saling membantu dan mendukung, terutama mereka yang membutuhkan,” kata Zen Kasim. (red)




