Pasar Murah Pemprov Malut: Bukti Kepedulian di Bulan Ramadhan

1395
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos menghadiri acara pasar murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perindag di Ternate, Sabtu 22 Maret 2025 (Foto: Biro Adpim)

WARTASOFIFI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar Gerakan Pasar Murah, sebagai upaya meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah melonjaknya harga barang menjelang Lebaran.

Kegiatan ini dipusatkan di parkiran selatan Benteng Oranje, Ternate, pada Sabtu (22/3/2025) dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Program ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, organisasi perempuan, serta masyarakat penerima manfaat.

Acara peluncuran Gerakan Pasar Murah ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Ketua DPRD Maluku Utara, Ikbal Ruray, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kabinda Maluku Utara, Sekda Maluku Utara, serta Asisten I Pemkot Ternate, yang mewakili Wali Kota Ternate.

Selain itu, hadir pula Ketua Bhayangkari Maluku Utara, Ketua Persit Maluku Utara, Putri Indonesia Maluku Utara 2025, serta masyarakat yang menjadi penerima manfaat dari pasar murah ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Laos menegaskan bahwa Gerakan Pasar Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi menjelang Idul Fitri.

“Bulan Ramadhan adalah bulan berbagi, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Bhayangkari dan Persit ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses ke bahan pokok dengan harga terjangkau. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Sherly Laos.

Sherly Laos juga menyebutkan bahwa program ini dilakukan secara serentak di seluruh Maluku Utara, dengan total 1.000 paket sembako murah yang disalurkan kepada masyarakat. Ia berharap di tahun berikutnya, jumlah paket yang disediakan dapat ditingkatkan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah.

Selain program Pasar Murah, Gubernur Sherly Laos juga mengumumkan program mudik bersubsidi 50% yang diberikan oleh Pemprov Maluku Utara bagi masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan transportasi laut.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik dengan biaya lebih terjangkau. Oleh karena itu, mulai tahun ini, pemerintah memberikan subsidi 50% untuk tarif kapal laut yang menghubungkan Ternate dengan seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara,” jelas Sherly.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Maluku Utara dalam mendukung kelancaran arus mudik, sekaligus membantu masyarakat kelas menengah ke bawah agar tetap bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sherly Laos kembali menegaskan program 100 hari kerja Sherly-Sarbin, salah satunya adalah penghapusan uang komite bagi siswa SMA dan SMK di seluruh Maluku Utara.

“Mulai 1 April 2025, uang komite untuk SMA dan SMK resmi digratiskan, karena biayanya akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui dana BOSDA,” tegas Sherly.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari visi-misi Sherly-Sarbin dalam meningkatkan akses pendidikan yang gratis, terjangkau, dan berkualitas di Maluku Utara. Gubernur juga meminta seluruh kepala sekolah untuk segera melakukan penyesuaian administrasi dan memastikan bahwa kebijakan ini berjalan tanpa kendala.

Di akhir sambutannya, Gubernur Sherly Laos memperkenalkan Kapolda Maluku Utara yang baru beserta istri kepada masyarakat. Ia berharap agar Kapolda yang baru bisa segera beradaptasi dan bersinergi dengan Pemprov Maluku Utaradalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Kami berharap Kapolda beserta keluarga bisa merasa nyaman dan betah tinggal di Maluku Utara. Kami juga sangat menantikan kerja sama yang erat antara Polda Maluku Utara dan Pemerintah Provinsi, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah ini,” ujar Sherly.

Asisten I Pemkot Ternate, Rukmini Abdurrahman, yang mewakili Wali Kota Ternate, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara atas penyelenggaraan program Gerakan Pasar Murah yang dinilai sangat membantu masyarakat Ternate.

“Kami sangat mengapresiasi Ibu Gubernur dan seluruh jajaran atas penyelenggaraan pasar murah ini. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Setelah acara pembukaan, Gubernur Sherly Laos, didampingi unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, perwakilan Wali Kota Ternate, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, meninjau langsung transaksi pasar murah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Ia juga berbincang langsung dengan masyarakat penerima manfaat untuk mendapatkan masukan dan evaluasi terkait pelaksanaan program pasar murah.

Dengan berbagai program yang diluncurkan, seperti Gerakan Pasar Murah, Mudik Bersubsidi, dan Pendidikan Gratis, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kebijakan yang diambil.

Sherly Laos menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, baik melalui program jangka pendek maupun kebijakan strategis jangka panjang.

“Kami hadir untuk rakyat. Semua program yang kami jalankan adalah untuk kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” tutup Sherly. (red)

Sumber: Biro Adpim Malut