Momen Tak Terlupakan di Semarak Pendidikan Malut 2025: Apa yang Membuatnya Berbeda?

1792
Penampilan marching band memeriahkan jalan santai Hardiknas 2025 di Malut. (Foto: Biro Adpim)

WARTASOFIFI.ID Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara (Dikbud Malut) menggelar acara bertajuk Semarak Pendidikan Malut 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 25 April 2025, dan dipusatkan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Sofifi.

Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe beserta istri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara, Plt Kepala Dikbud Malut, Abubakar Abdullah, serta jajaran pimpinan OPD, ASN, insan pers, dan siswa SMA/SMK dari wilayah Tidore Kepulauan, ini berlangsung dengan penuh semangat.

Sarbin Sehe dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Abubakar Abdullah dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dengan meriah.

Ia juga menekankan pentingnya Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Maluku Utara.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara beserta jajaran yang telah memprakarsai kegiatan Semarak Pendidikan Malut 2025 ini dengan sangat baik. Dengan balutan kemeriahan berbagai kegiatan, acara ini menjadi penting untuk mengingatkan kita semua akan esensi dari pendidikan itu sendiri,” ujar Sarbin Sehe.

Dalam kesempatan itu, Sarbin juga menyampaikan pesan penting terkait dua hal yang harus diperhatikan dalam dunia pendidikan, yaitu peran guru dan fokus siswa dalam belajar.

Sarbin Sehe menyampaikan pesan penting mengenai peran pendidikan dalam mencetak generasi unggul Maluku Utara. (Foto: Biro Adpim)

Menurutnya, guru memiliki peran sebagai katalisator untuk memastikan tercapainya tujuan pendidikan yang baik bagi generasi mendatang.

“Guru berperan sebagai katalisator untuk memastikan asa dan cita pendidikan dapat tercapai dengan baik,” tambah Sarbin Sehe.

Sarbin juga menekankan bahwa masalah infrastruktur pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Malut akan berupaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan tersebut demi mendukung kelancaran proses belajar mengajar.

“Penyediaan infrastruktur logistik biar itu urusan saya dengan Pak Plt,” ungkap Sarbin dengan tegas.

Selain itu, ia mengingatkan para siswa untuk tetap fokus dalam belajar, mengingat masa depan yang cerah hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang baik.

“Kepada para siswa, tugas kalian adalah fokus belajar dan belajar saja. Karena itulah tugas siswa,” ujar Sarbin Sehe.

Sebelum acara dilanjutkan dengan kegiatan jalan santai, Sarbin juga menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan akan semakin besar. Namun, ia yakin bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk menghadapi tantangan tersebut.

“Tantangan ke depan tentu tidak mudah, satu-satunya cara untuk menjawab tantangan tersebut adalah melalui pendidikan,” tegasnya.

Sarbin, yang juga mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara dan Sulawesi Utara, berharap melalui pendidikan, dapat terwujud generasi emas yang akan membawa Maluku Utara ke arah yang lebih baik.

“Melalui pendidikan, kita bersama wujudkan generasi emas Maluku Utara,” pungkas Sarbin.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan peserta jalan santai yang ditandai dengan kemeriahan marching band. Sarbin Sehe, didampingi oleh Abubakar Abdullah dan jajaran pimpinan OPD lainnya, ikut serta bersama para peserta dalam kegiatan tersebut. Jalan santai ini juga menjadi ajang untuk memperebutkan sejumlah door prize yang disediakan oleh tim Dikbud Malut.

Selain jalan santai, Semarak Pendidikan Malut 2025 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti senam sehat dan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Para peserta senam sehat, terdiri dari guru dan siswa, bergerak serempak di halaman Kantor Dikbud Malut. (Foto: Biro Adpim)

Semua kegiatan ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan antar masyarakat dan meningkatkan kesadaran sosial tentang pentingnya menjaga kesehatan serta peduli terhadap sesama.

Dengan tema Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani, acara ini mengusung semangat untuk menjadi teladan, membangun semangat kebersamaan, serta mendorong langkah maju dalam dunia pendidikan di Maluku Utara. (red)