
Maluku Utara memasuki babak baru dalam perjalanan pembangunannya. Setelah melalui proses pemilihan yang demokratis, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe resmi ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara terpilih periode 2024-2029.
Pasangan ini hadir dengan visi besar: “Maluku Utara Bangkit, Maju, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berkelanjutan”, yang diharapkan menjadi landasan utama dalam membawa perubahan bagi provinsi ini.
Dalam sejarahnya, Maluku Utara adalah daerah yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, namun belum sepenuhnya menikmati kesejahteraan yang merata.
Berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari infrastruktur yang belum optimal, kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan, hingga kesenjangan pembangunan antarwilayah.
Oleh karena itu, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa terobosan yang signifikan.
Misi Besar: Menghadirkan Perubahan Nyata
Untuk mewujudkan visinya, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe mengusung misi yang fokus pada pembangunan berkelanjutan dengan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.
Ada delapan misi utama yang akan menjadi pedoman pemerintahan mereka:
1. Meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan layanan kesehatan gratis.
2. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan penguatan sektor unggulan dan hilirisasi sumber daya alam.
3. Memperbaiki tata kelola pemerintahan dengan birokrasi yang transparan dan efisien.
4. Menjaga stabilitas hukum dan ekonomi guna mencegah inflasi serta konflik sosial.
5. Memperkuat sektor sosial dan keagamaan dengan program perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
6. Mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan baru berbasis potensi lokal.
7. Meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah secara merata.
8. Mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menjaga kelestarian lingkungan.
Fokus Utama: Pendidikan dan Kesehatan Gratis
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian besar adalah pendidikan dan kesehatan gratis.
Maluku Utara masih memiliki tantangan besar dalam dua sektor ini, terutama di daerah-daerah terpencil.
Untuk pendidikan, Sherly-Sarbin menargetkan pembangunan sekolah unggulan di setiap kabupaten/kota serta peningkatan kualitas tenaga pengajar.
Program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi juga akan diperluas agar semakin banyak anak Maluku Utara yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi.
Di bidang kesehatan, mereka berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Rumah sakit dan puskesmas akan diperbaiki dan ditingkatkan fasilitasnya, termasuk penyediaan tenaga medis yang cukup.
Program khusus pencegahan stunting juga menjadi prioritas guna memastikan generasi mendatang tumbuh dengan sehat dan cerdas.
Membangun Ekonomi yang Kuat dan Mandiri
Ekonomi Maluku Utara yang kaya akan sumber daya alam membutuhkan kebijakan yang tepat agar bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sherly-Sarbin berencana untuk mengembangkan sektor industri berbasis hilirisasi, terutama di sektor pertambangan dan perikanan.
Dengan hilirisasi, bahan mentah yang sebelumnya diekspor dalam bentuk raw material akan diolah terlebih dahulu di dalam negeri.
Hal ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
Selain itu, sektor UMKM dan industri kreatif juga akan diperkuat. Bantuan modal dan pelatihan akan diberikan kepada pelaku usaha kecil agar mereka dapat berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Pembangunan Infrastruktur: Konektivitas Antarwilayah
Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan membutuhkan infrastruktur yang lebih baik agar akses antarwilayah menjadi lebih mudah.
Oleh karena itu, pemerintahan Sherly-Sarbin akan fokus pada:
• Pembangunan dan perbaikan jalan provinsi, jembatan, dan dermaga.
• Penyediaan transportasi antarwilayah agar distribusi barang dan mobilitas masyarakat lebih lancar.
• Pengembangan akses listrik dan air bersih untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu proyek besar yang akan dikebut adalah pengembangan Sofifi sebagai pusat metropolitan.
Sebagai ibu kota provinsi, Sofifi harus menjadi pusat pertumbuhan yang modern dan memiliki fasilitas yang memadai.
Stabilitas Ekonomi: Kendali Harga Sembako
Harga kebutuhan pokok yang sering berfluktuasi menjadi salah satu keluhan utama masyarakat.
Sherly-Sarbin akan menerapkan kebijakan pengendalian harga sembako, terutama untuk komoditas penting seperti beras, bawang, rica, dan tomat.
Pemerintah provinsi akan menjalin kerja sama dengan produsen dan distributor untuk memastikan harga tetap stabil, terutama di saat musim paceklik atau gangguan rantai pasok.
Selain itu, program subsidi transportasi dan pangan juga akan diterapkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.
Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Transparan
Salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembangunan adalah birokrasi yang bersih dan profesional.
Sherly-Sarbin akan menerapkan reformasi birokrasi berbasis digital, yang memungkinkan layanan publik menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan.
Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk memberantas praktik korupsi di semua lini pemerintahan.
Sistem pengawasan dan akuntabilitas akan diperkuat, serta adanya keterlibatan masyarakat dalam memantau jalannya pemerintahan.
Pembangunan Berkelanjutan dan Perlindungan Lingkungan
Pembangunan yang berkelanjutan menjadi salah satu prioritas dalam kepemimpinan Sherly-Sarbin.
Mereka berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Beberapa program utama dalam sektor ini meliputi:
• Perlindungan hutan dan kawasan konservasi dari eksploitasi berlebihan.
• Pengelolaan sampah dan limbah industri agar tidak mencemari lingkungan.
• Pemberdayaan masyarakat adat dalam menjaga ekosistem lokal.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menikmati sumber daya alam Maluku Utara yang melimpah.
Mewujudkan Maluku Utara yang Sejahtera dan Harmonis
Selain aspek ekonomi dan infrastruktur, Sherly-Sarbin juga menaruh perhatian besar pada kesejahteraan sosial dan harmoni antarwarga.
Berbagai program akan diluncurkan, termasuk:
• Bantuan bagi lansia, janda, dan anak yatim.
• Dukungan untuk tokoh agama dan rumah ibadah.
• Pelestarian budaya dan adat lokal sebagai identitas daerah.
Dengan kebijakan ini, mereka berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, dan saling mendukung dalam pembangunan Maluku Utara.
Bersama, Kita Bangkit!
Perjalanan Maluku Utara menuju masa depan yang lebih baik telah dimulai. Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara terpilih 2024-2029, hadir dengan semangat dan komitmen kuat untuk membangun daerah ini dengan visi yang jelas dan program yang konkret.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat, mereka optimis bahwa Maluku Utara bisa bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan.




