Kolaborasi Masyarakat dan Aparat Keamanan jadi Kunci Sukseskan Idul Adha yang Aman di Tidore

108
Ketua Makayoa Tidore Kepulauan, Iskandar Halil (Foto: Istimewa)

SOFIFI Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang akan jatuh pada pertengahan Juni 2025, Ketua Makayoa Tidore Kepulauan, Iskandar Halil, menyerukan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima media ini pada Selasa (27/5), Iskandar menekankan pentingnya memaknai Idul Adha bukan hanya sebagai ibadah kurban, tetapi juga sebagai momentum untuk berbagi, mempererat solidaritas sosial, dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

“Hari Raya Idul Adha juga menjadi momentum untuk merayakan kegembiraan bersama umat Islam lainnya serta berbagi dengan masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Menurut Iskandar, perayaan Idul Adha di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) selama ini berlangsung aman dan damai.

Ia mengapresiasi antusiasme warga yang setiap tahunnya menyambut hari raya dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Untuk Idul Adha di Kota Tikep, pada tahun sebelumnya belum pernah terjadi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Bahkan masyarakat sangat antusias dalam menyambut perayaan dengan penuh kebahagiaan dan rasa kebersamaan,” lanjutnya.

Sebagai tokoh masyarakat, Iskandar mengimbau agar tradisi damai ini tetap dijaga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif menjelang dan saat pelaksanaan Idul Adha tahun ini.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga nilai toleransi dan kerukunan, khususnya menjelang Idul Adha 1446 H/2025 M,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menjaga ketertiban.

Dirinya dan komunitas Makayoa siap bekerja sama dengan pihak kepolisian maupun instansi terkait agar perayaan Idul Adha berlangsung khidmat dan aman. (red)