
Plt Karo PBJ Malut, Khairil Hi. Hukum, mengapresiasi dukungan LKPP atas penyelenggaraan kegiatan Penyamaan Persepsi Penanganan Permasalahan PBJ, Peningkatan Kapasitas Pengaduan PBJ, dan Strategi Pengadaan dalam Meningkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan UMK-K melalui Konsolidasi Pengadaan di Wilayah Provinsi Malut. Apresiasi tersebut disampaikan usai berakhirnya kegiatan di Ternate, Rabu, 1 Juli 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LKPP yang telah memberikan dukungan kepada Pemprov Malut melalui penyelenggaraan kegiatan ini,” ujar Khairil, mengapresiasi komitmen LKPP dalam mendukung penguatan tata kelola PBJ di daerah.
Menurut Khairil, kegiatan tersebut memberikan penguatan pemahaman terkait penanganan permasalahan pengadaan barang dan jasa, peningkatan kapasitas pengaduan, serta strategi konsolidasi pengadaan untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri dan UMK-K.
Ia menilai materi yang diberikan menjadi bekal penting bagi pelaku pengadaan agar mampu menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan.
“Kegiatan ini memberikan penguatan pemahaman dan kapasitas bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa, sehingga pelaksanaannya semakin efektif, transparan, dan akuntabel,” lanjutnya, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang PBJ.
Khairil berharap sinergi antara LKPP dan Pemprov Malut dapat terus terjalin untuk meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa di daerah. Menurut dia, kolaborasi yang berkelanjutan akan mendukung terwujudnya sistem pengadaan yang berintegritas sekaligus memperkuat penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan UMK-K di Malut.
“Kami berharap kolaborasi dan dukungan dari LKPP dapat terus berlanjut sehingga tata kelola pengadaan barang dan jasa di Malut semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi pembangunan daerah,” pungkasnya, berharap kerja sama tersebut terus memberikan dampak positif bagi pembangunan di Malut. (red)




