Harapan K.R.N.S Lestari Kembangkan Kebudayaan Daerah Maluku Utara

190
Kepala Badan Penghubung Pemprov Malut, K.R.N.S Lestari (Istimewa)

WartaSofifi.id – Kepala Badan Penghubung Pemprov Maluku Utara (Malut), K.R.N.S Lestar sering menyampaikan disetiap momentum apa saja bahwa kesenian daerah merupakan suatu produk kebudayaan yang keberadaannya sangat melekat didalam struktur masyarakat daerah.

Terutama seiring dengan perkembangan zaman saat ini, kesenian dan kebudayaan serta tradisi lokal yang merupakan identitas dan jatidiri suatu daerah dapat berangsur-angsur hilang dan tak dikenal dalam masyarakat itu sendiri.

Segingga, dengan melestarikan kesenian dan budaya daerah adalah sebuah bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap para leluhur supaya Budaya Nusantara yang unik membuat Bangsa Indonesia dikenal oleh negara-negara lain sebagai negara yang kaya akan budaya dan tradisi.

“Apalagi Maluku Utara, sehingga layak menjadi wisata budaya bagi turis mancanegara maupun domestik,” kata Tari, sapaan akrab Kepala Badan Penghubung Pemprov Malut ini, pada saat mewakili Gubernur Abdul Gani Kasuba membuka acara Festival Maluku Utara Yogyakarta, di Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Selasa, 1 Agustus 2023.

Menurut dia, dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Nomor 42 dan Nomor 40 Tahun 2009 dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban melestarikan kebudayaan untuk memperkokoh jati diri bangsa, martabat dan menumbuh kembangkan kebudayaan nasional serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mewakili Gubernur, K.R.N.S Lestari Buka Festival Maluku Utara Yogyakarta

Selain itu, sektor pariwisata juga mempunyai nilai penting dan kontribusi dengan dimensi yang luas, karena secara ekonomi bakal memberikan kontribusi nyata dalam perolehan devisa negara, pendapatan asli daerah, dan juga penyerapan tenaga kerja pada usaha-usaha kepariwisataan.

“Pengembangan sektor pariwisata secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal terutama masyarakat lokal pada masing-masing destinasi wisata. Sehingga, banyaknya animo wisatawan yang berkunjung di daerah Maluku Utara menjadi salah satu bentuk apresiasi mayarakat terhadap potensi wisatawan yang ada di daerah kita,” ungkapnya.

Sementara itu, hal ini tentunya menjadi sebuah spirit bagi semua pihak untuk senantiasa memajukan pariwisata Maluku Utara dengan mengenalkan keragaman khasanah kesenian dan budaya yang dimiliki melalui event-event seperti ini yang melibatkan generasi muda dan para pekerja seni serta para pekerja kuliner lokal daerah untuk mengenalkan, mengembangkan dan mempromosikan hasil keunggulan produk lokal daerah ke masyarakat luas di luar Maluku Utara.

“Saya berharap suasana dan kondisi seperti ini, senantiasa terpelihara seperti dola bololo para tetua kita “Ino Fo Makati Nyinga, Doka Gosora Se Balawa, Om Doro Yo Mamote”, harap Tari.

Editor: Rais Dero