
WartaSofifi.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan menggelar dua rapat paripurna yang sangat strategis pada Senin, 2 Desember 2024 besok.
Rapat-rapat tersebut akan menjadi bagian dari Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2024/2025 dan berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Maluku Utara, Sofifi.
Berdasarkan hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD yang diselenggarakan pada 29 November 2024, rapat pertama, Rapat Paripurna ke-9, akan dimulai pukul 10.00 WIT dan bertujuan untuk memilih Anggota Kehormatan DPRD Provinsi Maluku Utara.
Pemilihan ini menjadi bentuk penghargaan dan pengakuan atas kontribusi besar yang telah diberikan oleh individu tertentu terhadap perkembangan lembaga DPRD serta kemajuan daerah Maluku Utara.
Keputusan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran DPRD sebagai lembaga yang berfungsi untuk mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat.
Pada pukul 14.00 WIT, rapat akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna ke-10, yang akan membahas Pembicaraan Tingkat II atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Pembahasan ini sangat krusial karena APBD adalah instrumen utama dalam menentukan prioritas pembangunan daerah, pengalokasian dana untuk berbagai sektor strategis, dan penguatan pelayanan publik.
Kuntu Daud, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, dalam surat undangannya menegaskan pentingnya kedua rapat ini.
“Sesuai dengan hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD Provinsi Maluku Utara tanggal 29 November 2024, maka dengan ini Pimpinan DPRD Provinsi Maluku Utara mengundang Saudara-Saudari untuk mengikuti Rapat Paripurna DPRD Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2024/2025 yang akan dilaksanakan pada Senin, 2 Desember 2024 pukul 10.00 WIT. Rapat Paripurna ke-9 dalam rangka Pemilihan Anggota Kehormatan DPRD Provinsi Maluku Utara,” tulis Kuntu Daud dalam undangannya.
Pembahasan APBD 2025 akan menjadi fokus utama dalam Rapat Paripurna ke-10, dengan harapan dapat menghasilkan keputusan yang akurat dan tepat sasaran.
Alokasi anggaran yang akan dibahas mencakup berbagai sektor penting, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Keputusan yang diambil diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
Pimpinan DPRD Maluku Utara juga mengimbau agar seluruh anggota DPRD hadir dan berpartisipasi aktif dalam kedua rapat tersebut, untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil dapat mendukung kemajuan daerah secara keseluruhan.
“Demikian untuk diketahui dan atas kehadirannya diucapkan terima kasih,” pungkas Kuntu Daud dalam suratnya. (red)




