Dari Jakarta ke Ternate: Lanjutan Dialog Antara Sherly dan Jaksa Agung

298
Gubernur Malut Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Jaksa Agung RI ST Burhanuddin di Bandara Sultan Babullah Ternate, Selasa (17/6/2025). (Foto: Biro Adpim)

WARTASOFIFI.ID – Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyambut langsung kedatangan Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, di Bandara Sultan Baabullah Ternate, Selasa (17/6/2025).

Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Dalam suasana penyambutan yang hangat dan penuh nuansa budaya lokal, Jaksa Agung dan rombongan disambut dengan tabuhan tifa serta tarian Soya-soya, sebagai bentuk penghormatan adat khas Maluku Kie Raha. Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) yang turut mendampingi Jaksa Agung tampak antusias menyaksikan prosesi budaya tersebut.

Usai penyambutan, Gubernur Sherly Tjoanda bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin berbincang santai di Lounge Eksekutif Bandara.

Percakapan yang akrab tersebut mencerminkan keharmonisan dan sinergi yang erat antara Pemprov Malut dan Kejaksaan RI.

“Kehadiran Jaksa Agung di Maluku Utara merupakan sebuah kehormatan sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh aparat penegak hukum di daerah ini untuk terus menegakkan integritas dan etos kerja yang tinggi,” ujar Gubernur Sherly.

Kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari pertemuan sebelumnya, di mana Gubernur Sherly Tjoanda telah bertemu langsung dengan Jaksa Agung di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Kamis (12/6/2025).

Dikutip dari Monitorindonesia.com, dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyampaikan permintaan agar Kejaksaan mengawal pelaksanaan seluruh proyek strategis Pemprov Malut guna menghindari praktik korupsi.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pemanfaatan APBD benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip transparansi serta akuntabilitas. Kami juga menyampaikan kepada Kejagung bahwa setiap surat keputusan atau kebijakan Gubernur akan dikonsultasikan terlebih dahulu agar mendapatkan legal opinion yang tepat,” jelas Sherly.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk konkret upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah provinsi.

“Kami ingin setiap rupiah yang dibelanjakan oleh pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Pemerintahan yang baik hanya bisa dibangun melalui sinergi antara transparansi dan kepatuhan hukum,” tambahnya.

Sherly juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat Jaksa Agung dan seluruh jajarannya saat kunjungannya ke Kejagung.

“Beliau telah memberikan arahan penting bagi kami, dan kami sangat menghargai dukungan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam kesempatan tersebut menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Gubernur Sherly Tjoanda.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung upaya Pemprov Malut dalam menjalankan pembangunan berbasis prinsip good governance.

“Kejaksaan akan selalu terbuka untuk memberikan pendampingan hukum dalam proses pembangunan di daerah, agar setiap langkah pemerintah tidak keluar dari jalur hukum dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas ST Burhanuddin.

Kunjungan kerja Jaksa Agung ke Malut menjadi momen penting dalam membangun komitmen bersama antara pusat dan daerah untuk memberantas korupsi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem birokrasi yang bersih dan berintegritas. (red)