Bappeda Malut Fokus SDM dan Infrastruktur

60
Kepala Bappeda Malut, Muhammad Sarmin S. Adam (Foto: Istimewa)

WARTASOFIFI.ID – Badan Perencanaan dan Pengembangan Pembangunan (Bappeda) Maluku Utara mengungkapkan prioritas utama pembangunan daerah untuk tahun 2024, yang akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan. Kepala Bappeda Malut, Muhammad Sarmin S. Adam, dalam pernyataannya menekankan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan dan seimbang guna mencapai pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.

Sarmin menjelaskan bahwa selain peningkatan SDM, pembangunan juga akan diarahkan pada penguatan infrastruktur, pemajuan kebudayaan daerah, serta penguatan harmoni sosial antar masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pengembangan daerah juga akan mencakup pembangunan lingkungan hidup yang lebih baik, memperkuat ketahanan terhadap bencana, dan mendorong transformasi struktural yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

“Kami akan mengakomodasi usulan kegiatan prioritas dari masyarakat, yang akan kami arahkan sesuai dengan fokus pembangunan daerah untuk tahun 2024. Pendekatan dalam perencanaan pembangunan ini akan mengedepankan kewenangan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah dan penerapan prinsip-prinsip pembangunan yang sejalan dengan kebutuhan serta potensi masing-masing daerah,” ungkap Sarmin.

Selain itu, Bappeda Malut berkomitmen untuk mengukur pencapaian pembangunan dengan menggunakan indikator kinerja daerah yang jelas. Target capaian untuk tahun 2024 telah ditetapkan, dengan penentuan skala prioritas yang berdasarkan pada pagu anggaran yang tersedia. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan yang diusulkan dapat memberikan dampak yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Sarmin juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada tahun 2022 tercatat mencapai 22,94 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 16,4 persen. Pencapaian ini didorong oleh sektor industri hilirisasi nikel yang kini menjadi sektor unggulan. “Industri hilirisasi nikel telah memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah dan diharapkan dapat terus mendorong perbaikan kualitas hidup masyarakat di Maluku Utara,” tambah Sarmin.

Bappeda Malut juga menyadari pentingnya inovasi dan informasi dalam perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, seluruh usulan kegiatan yang disampaikan oleh masyarakat akan dipertimbangkan berdasarkan kualitas dan keselarasan dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah. Dengan pendekatan ini, diharapkan pembangunan pada 2024 tidak hanya merespons kebutuhan yang ada, tetapi juga memperkuat landasan bagi kemajuan yang berkelanjutan.

Pencapaian pembangunan yang terukur, peningkatan kualitas infrastruktur, dan perbaikan ketahanan ekonomi serta sosial menjadi kunci bagi kemajuan daerah. Bappeda Malut terus mendorong seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan visi besar pembangunan Maluku Utara yang lebih maju dan sejahtera pada masa yang akan datang. (red)