Yudhitya Wahab: Sayur Mayur Masih Bergantung pada Manado

56
Kepala Dinas Perindag Malut, Yudhitya Wahab (Istimewa)

WartaSofifi.id – Dalam wawancara yang berlangsung di Sofifi pada Senin, 28 Oktober 2024, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Maluku Utara, Yudhitya Wahab, menyoroti tantangan besar terkait ketahanan pangan di daerah.

Ia mengungkapkan keprihatinannya bahwa kebutuhan sayur mayur, termasuk kol, wortel, dan kentang, masih sangat bergantung pada pasokan dari Manado, yang menunjukkan perlunya perhatian serius dalam pengembangan pertanian lokal.

“Walaupun Maluku Utara memiliki potensi pertanian yang sangat besar, kenyataannya, banyak kebutuhan sayur mayur kita masih dipenuhi oleh produk dari luar daerah, terutama dari Manado,” ujar Yudhitya.

Yudhitya menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk meningkatkan produksi pertanian lokal.

“Kami berupaya mendorong para petani lokal agar dapat meningkatkan hasil pertanian mereka. Melalui pelatihan, akses terhadap teknologi, serta bantuan alat dan bibit unggul, kami ingin memastikan mereka bisa bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudhitya menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian lokal tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan memaksimalkan potensi pertanian lokal, kita dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Manado dan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru,” tambahnya.

Dalam wawancara tersebut, Yudhitya Wahab mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam meningkatkan ketahanan pangan di Maluku Utara.

“Penting bagi kita untuk bersama-sama berinvestasi dalam masa depan pertanian daerah demi mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” imbuhnya.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian lokal dan mendorong keberlanjutan pangan di Maluku Utara.