Wagub Malut Instruksikan Percepatan Perbaikan Jalan Putus di Oba

1467
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama rombongan meninjau langsung kondisi jalan yang longsor di Dusun Toe, Desa Kususinopa, Kecamatan Oba, untuk memastikan rencana perbaikan pasca Lebaran. (Foto: Biro Adpim)

WARTASOFIFI.ID – Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, turun langsung ke lokasi bencana untuk meninjau kondisi ruas jalan yang longsor di Dusun Toe, Desa Kususinopa, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Minggu (23/03/2025).

Dalam peninjauan ini, Wagub didampingi oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara Ahmad Taufiq, Kepala Dinas PUPR Maluku Utara Risman Irianto Djafar, serta Kepala BPBD Maluku Utara Feby Alting.

Ruas jalan aspal sepanjang 150 meter yang menghubungkan Kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Selatan mengalami longsor akibat curah hujan tinggi.

Intensitas hujan yang terus meningkat selama dua hari berturut-turut semakin memperparah kerusakan, bahkan satu titik lainnya di dekat lokasi utama juga mulai menunjukkan tanda-tanda longsor dengan retakan tanah yang membahayakan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pihak BWS yang telah merespons cepat kondisi darurat ini dan memastikan bahwa pembangunan kembali ruas jalan yang longsor akan segera dilanjutkan setelah Lebaran.

“Jadi, rencananya setelah Lebaran nanti, pihak BWS Provinsi Maluku Utara akan melanjutkan perbaikan. Namun, saya minta masyarakat di sekitar pembangunan dapat bersabar dan memberikan kesempatan kepada BWS untuk menyelesaikan tugas yang telah disetujuinya,” ujar Wagub.

Kepala BWS Maluku Utara, Ahmad Taufiq, mengungkapkan bahwa timnya telah memulai proses perbaikan sejak dua hari lalu dan akan kembali melanjutkan pekerjaan setelah Lebaran Idul Fitri 1466 H.

Tidak hanya membangun kembali jalan yang longsor, pihaknya juga akan memasang bronjong di area terdampak untuk menahan laju erosi dan mengantisipasi longsor susulan.

“Selain membangun kembali jalan, tanah yang longsor akibat luapan air sungai akan diperkuat dengan bronjong yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan di masing-masing titik,” jelasnya.

Ahmad Taufiq juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam proses perbaikan ini.

“Kami berharap agar masyarakat dapat ikut serta membantu proses pekerjaan, sehingga para pekerja dapat lebih cepat menyelesaikan pekerjaan mereka,” tambahnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Maluku Utara, Rahwan K. Suamba, dua kepala seksi dari BWS, serta sejumlah pejabat eselon III dari Dinas PUPR Maluku Utara.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan koordinasi antara BWS, PUPR, dan BPBD akan terus diperkuat guna mempercepat penyelesaian proyek perbaikan jalan ini.

Pemerintah juga berharap masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di wilayah tersebut. (red)

Sumber: Biro Adpim Malut