
WartaSofifi.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara mencatat kesuksesan dalam pelaksanaan program pasar murah yang digelar di empat daerah tahun ini. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menekan inflasi, khususnya menjelang hari besar keagamaan, di mana harga kebutuhan pokok seringkali mengalami lonjakan.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag Maluku Utara, Muhammad Abdu Jafar, menjelaskan bahwa pasar murah diadakan di Halmahera Tengah menjelang Idul Fitri dan di Halmahera Timur, Halmahera Barat, serta Kota Ternate menjelang Idul Adha. “Kami berusaha memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkap Abdu Jafar pada Senin (15/7/2024).
Keberhasilan pasar murah ini tidak hanya terlihat dari antusiasme masyarakat yang datang, tetapi juga dari kemampuan program ini untuk menstabilkan harga. “Pasar murah telah membantu menekan inflasi dan memberikan alternatif bagi masyarakat untuk berbelanja dengan harga yang lebih bersahabat, terutama di saat-saat kritis,” tambahnya.
Masyarakat juga menyambut baik inisiatif ini, merasakan dampak positif dari pelaksanaan pasar murah. “Dengan adanya pasar murah, kami bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah. Ini sangat membantu, terutama saat menjelang lebaran,” kata Ismail, seorang warga Ternate.
Disperindag berharap keberhasilan program pasar murah tahun ini dapat menjadi modal untuk memperluas kegiatan serupa di seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara pada tahun depan. “Kami ingin memastikan bahwa semua daerah dapat merasakan manfaat dari pasar murah ini. Ini adalah salah satu upaya kami untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi,” pungkas Abdu Jafar.




