
Sofifi – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menerima laporan terkini dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) terkait perkembangan pemberangkatan jamaah haji asal Malut. Laporan itu mencakup kondisi jamaah di setiap kelompok terbang (kloter), termasuk catatan medis dan kesiapan logistik.
Dalam laporan resmi yang disampaikan oleh Ketua PPIHD Malut, Kadri Laetje, pada Minggu (11/5/2025), disebutkan bahwa Kloter 13 telah tiba dengan selamat di Arab Saudi pada Jumat, 9 Mei 2025, pukul 15.00 WIT. Kloter ini menjadi rombongan pertama asal Malut yang menjejakkan kaki di Tanah Suci tahun ini.
Sementara itu, jamaah haji dari Kloter 15 sudah berada di Wisma Embarkasi Sudiang Makassar dan dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Sabtu, 10 Mei, pukul 14.00 WITA.
Adapun Kloter 17—yang merupakan kloter terakhir asal Malut—baru saja memasuki asrama embarkasi dan tengah menjalani proses finalisasi administrasi serta pembekalan akhir menjelang keberangkatan.
Namun, dalam perkembangan tersebut, PPIHD juga melaporkan adanya tiga calon jamaah haji asal Halmahera Selatan yang mengalami gangguan kesehatan mendadak. Ketiganya telah dirujuk ke RS Tajuddin Halid Makassar untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak panitia menyatakan bahwa kondisi mereka terus dipantau oleh tim kesehatan embarkasi.
Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh petugas haji, baik dari daerah maupun pusat, yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani jamaah.
Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen panitia menjaga kualitas pelayanan, khususnya terhadap jamaah lansia dan yang memerlukan pendampingan khusus.
“Saya titip perhatian dan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah kita. Ini bukan sekadar tugas administratif, tapi juga tanggung jawab moral dan spiritual. Semoga proses keberangkatan, ibadah, hingga pemulangan jamaah berjalan dengan lancar, penuh kesehatan, dan semua kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Sherly Tjoanda.
Ia menambahkan bahwa Pemprov Malut berkomitmen terus memantau perkembangan pelaksanaan ibadah haji tahun ini dan akan berkoordinasi secara intensif dengan Kemenag, Dinas Kesehatan, serta unsur terkait di embarkasi Makassar.
Keberangkatan jamaah haji Malut tahun 2025 terbagi dalam tiga kloter besar, melibatkan ratusan calon haji dari berbagai kabupaten/kota, dengan mayoritas berasal dari Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, dan Kota Ternate.
Tahun ini, Pemprov Malut juga mengirimkan sejumlah petugas pendamping, termasuk tenaga medis dan pembimbing ibadah, untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan optimal. (red)




