Advertorial Samsuddin Pimpin Pemantapan Persiapan HUT ke-81 RI di Malut

Samsuddin Pimpin Pemantapan Persiapan HUT ke-81 RI di Malut

Sekda Malut Samsuddin Abdul Kadir memimpin rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Malut, Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: Biro Adpim Malut)

Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir memimpin pematangan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Melalui rapat koordinasi lintas sektoral di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur, Senin, 10 Agustus 2026, Pemprov Malut menyinkronkan agenda upacara, olahraga, hiburan rakyat, pelayanan publik, transaksi digital, pengamanan, kesehatan, transportasi, dan kelistrikan.

Rapat tersebut dihadiri pimpinan perangkat daerah Pemprov Malut, unsur TNI/Polri, perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, PT PLN, serta sejumlah pihak pendukung. Banyaknya agenda yang disiapkan menuntut koordinasi yang cermat agar setiap kegiatan berjalan sesuai jadwal, tidak saling berbenturan, dan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat.

Ketua Seksi Acara sekaligus Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Malut Musrifah Alhadar memaparkan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak awal Agustus. Pemasangan tenda utama dan penyiapan lokasi dijadwalkan berlangsung serentak pada 14 Agustus, sedangkan sejumlah agenda pembuka telah disiapkan untuk menarik partisipasi masyarakat.

“Pada 11-13 Agustus, kami akan melaksanakan Kirab Merah Putih dan Panggung Seribu Talenta. Selanjutnya, pada 14-17 Agustus, Pemprov berkolaborasi dengan Bank Indonesia akan menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026,” jelas Musrifah.

Pekan QRIS Nasional akan mengisi sejumlah lokasi strategis di Ternate dan Sofifi. Agenda tersebut mencakup peluncuran Kawasan SIAP QRIS Sulamadaha Meria dan taklimat PQN di Pantai Sulamadaha pada 12 Agustus, disusul QRIS Green Tourism di Pantai Doe Masure, Sofifi, pada 13 Agustus. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi perangkat daerah yang menangani pariwisata dan lingkungan hidup.

Pada 15 Agustus, QRIS Kie Raha Kalcer Run 2026 dijadwalkan berpusat di Taman Nukila, Ternate. Sementara itu, QRIS Kie Raha Fest 2026 akan berlangsung di Alun-Alun Sofifi pada 16-17 Agustus. Agenda tersebut meliputi donor darah, bedah buku, kompetisi menyanyi QRIS bersama Dikbud, lomba semarak kemerdekaan, Gerakan Pangan Murah Bersubsidi, serta panggung hiburan rakyat yang dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIT pada 17 Agustus.

Sektor olahraga turut mengisi kalender peringatan melalui rangkaian Kejuaraan Daerah yang dijadwalkan Dispora Malut pada 5-30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mencakup kejuaraan taekwondo, karate Gubernur Cup, drag bike dan drag race pada 7-9 Agustus, serta kejuaraan tinju Gubernur Cup di Tavamu, Sofifi, pada 11-15 Agustus.

Agenda olahraga berlanjut dengan jalan santai, jalan sehat, dan Senam Merdeka di Bundaran Sofifi pada 15 Agustus. Drag race yang digelar Ikatan Motor Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Agustus di depan Kantor PUPR, sedangkan kejuaraan renang akan digelar pada 26-30 Agustus di Mako Lanal Ternate.

Di luar kemeriahan agenda, kesiapan pasokan listrik menjadi kebutuhan penting. PT PLN menyatakan telah menyiapkan personel, armada, unit catu daya tak terputus atau UPS, serta genset berkapasitas 250 kVA untuk lokasi dengan kebutuhan daya tinggi. Pasokan listrik disebut berada dalam kondisi aman, tetapi kesiapan cadangan tetap diperlukan agar gangguan teknis tidak menghambat kegiatan.

Untuk upacara pada 17 Agustus, panitia menetapkan gladi bersih pada 15 Agustus. Evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya dijadikan bahan perbaikan, termasuk memastikan fasilitas pendukung selesai sebelum personel TNI/Polri dan perangkat upacara tiba. Upacara Detik-Detik Proklamasi dijadwalkan dimulai tepat pukul 10.00 WIT.

Samsuddin menegaskan setiap organisasi perangkat daerah harus bertanggung jawab terhadap tugas dan perlengkapan masing-masing. Seluruh agenda juga wajib disusun secara teratur, disesuaikan dengan jadwal Gubernur dan Forkopimda, serta didukung kedisiplinan peserta dalam mengikuti gladi.

Pengaturan jumlah perwakilan dari setiap OPD turut menjadi perhatian untuk mencegah kepadatan berlebih. Panitia juga diminta mematangkan penempatan sistem suara, tenda, akses Paskibraka, alur pergerakan massa, serta dukungan kesehatan, transportasi, dan konsumsi.

“Kita ingin memastikan HUT Ke-81 RI di Maluku Utara ini berjalan maksimal, tertib, aman, dan lancar. Saya minta seluruh pihak segera menindaklanjuti hasil pertemuan ini dan meningkatkan koordinasi lintas sektor,” tegas Samsuddin.

Sumber: Rilis Biro Adpim Malut