Saifuddin Djuba: Pemuda Maluku Utara, Anda Pilar Ekonomi Daerah

112
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Saifuddin Djuba (dok, Warta Sofifi)

WartaSofifi.id – Pemprov Maluku Utara menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak generasi wirausahawan muda dengan menggali potensi daerah.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Maluku Utara, Saifuddin Djuba, menegaskan, pemuda adalah kunci dalam menggerakkan ekonomi lokal yang berbasis kekayaan alam dan budaya.

Dalam pembukaan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Maluku Utara Tahun 2024 di Sofifi pada Sabtu malam, 26 Oktober 2024, Saifuddin menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis Pemprov Malut untuk menjawab tantangan global.

“Kita tidak sekadar membuka pelatihan, tapi membangun fondasi ekonomi kreatif yang bisa menjadi wajah Maluku Utara di panggung dunia,” ujarnya tegas.

Maluku Utara, dengan segala kekayaan alam dan budayanya, menyimpan peluang besar yang belum sepenuhnya digarap.

Namun, Saifuddin mengakui bahwa usaha kreatif di daerah ini masih tertinggal dalam inovasi dan promosi.

Untuk itu, ia berharap pelatihan ini dapat membuka mata pemuda terhadap potensi besar di sekitarnya.

“Kami ingin pemuda di sini menyadari bahwa mereka punya kekuatan untuk menciptakan produk berdaya saing global, dengan karakter kuat yang mencerminkan identitas Maluku Utara,” katanya.

Pelatihan ini diikuti 26 peserta, baik perorangan maupun kelompok, yang akan dibekali keterampilan untuk menghasilkan produk unggul yang bisa bersaing di pasar domestik hingga internasional.

Komitmen Pemprov Malut dalam mendorong usaha kreatif tidak main-main. Mereka memandang wirausaha kreatif sebagai pilar penting yang bisa membuka lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan menumbuhkan ekonomi daerah.

Pemerintah ingin produk khas Maluku Utara menjadi ikon yang tidak hanya mengangkat nama daerah, tetapi juga membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak ingin produk kreatif Maluku Utara hanya berhenti di pasar lokal. Kami bertekad menjadikannya ikon daerah yang memiliki nilai keunggulan di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Saifuddin dengan optimisme.

Program pelatihan ini selaras dengan visi Pemprov Malut dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dan mendukung ekonomi berbasis kearifan lokal.

Dengan menggandeng teknologi modern untuk produksi, pemasaran, hingga transaksi keuangan, Pemprov Malut berharap bisa membangun ekosistem wirausaha yang solid di Maluku Utara.

“Pemuda Maluku Utara harus menjadi pelopor ekonomi lokal yang berdampak luas. Kami tidak sekadar melatih, tapi mempersiapkan generasi yang mampu bersaing dengan pelaku usaha dari manapun,” tambah Saifuddin.

Dalam pesannya, Saifuddin mengingatkan para peserta untuk serius menyerap ilmu yang disampaikan. Pelatihan ini, katanya, bukan ajang coba-coba.

“Kita di sini untuk mencetak pengusaha muda yang tangguh, yang paham nilai dan potensi lokal, dan yang bisa mengubah produk lokal menjadi kebanggaan nasional,” jelasnya.

Dengan lantang, Saifuddin resmi membuka Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Maluku Utara Tahun 2024.

Di akhir sambutannya, ia menegaskan harapannya agar para pemuda Maluku Utara benar-benar bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. (red)