
WartaSofifi.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara (Malut), Yudhitya Wahab mengatakan, program pasar murah ini merupakan program Gubernur Abdul Gani Kasuba untuk membantu masyarakat, khususnya umat Islam yang sementara menjalankan ibadah puasa.
“Pasar murah ini selain menekan angka inflasi, juga sudah menjadi niatan Pak Gubernur untuk membantu masyarakat di bulan suci ramadhan ini,” katanya kepada WartaSofifi.id, di Tobelo, Senin (27/3).
Selain itu, paket yang diperuntukan khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu di Tobelo dan sekitarnya ini sebanyak 425 paket sembako.
Menurut Yudhitya, paket sembako yang terdiri dari 10 kg beras, 1 rak telur, 2 liter minyak kelapa, dan 3 kg gula tersebut dihargai per itemnya hanya 50 ribu rupiah.
“Sesuai arahan Pak Gubernur, masyarakat hanya bayar gula sama minyak goreng. Sedangkan beras dan telur diberikan secara gratis,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga menuturkan, bahwa dirinya sangat berterima kasih atas bantuan Gubernur Abdul Gani Kasuba melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara kepada masyarakat.
“Torang ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Gub dan Pak Kadis Yudi yang sudah bantu torang masyarakat, semoga program seperti ini berjalan terus, karena sangat membantu masyarakat,” harap warga Desa Gamsungi tersebut.
Pantauan WartaSofifi.id mulai pukul 14.44 WIT ratusan warga Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) sudah memadati pelataran Masjid Zami untuk membeli paket sembako tersebut dan habis terjual pada pukul 17.40 WIT.




