
WartaSofifi.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara (Malut), Abubakar Abdullah, menghadiri acara Pengukuhan Guru Profesional dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan III yang diselenggarakan di Aula Banau Kampus I Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, pada Rabu, 11 September 2024.
Dalam sambutannya, Abubakar Abdullah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Nasional dan Universitas Khairun atas komitmen dan kontribusi dalam mencetak guru-guru profesional, khususnya di Maluku Utara.
“Saya mengapresiasi Kementerian Pendidikan, terutama kepada Rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Khairun, yang telah mengubah status guru di Maluku Utara menjadi Guru Profesional,” ujar Abubakar, yang akrab disapa Aka.
Lebih lanjut, Sekda Maluku Utara juga menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi anggaran pendidikan melalui kebijakan Mandatori Spending, yang menjadi amanah dari pemerintah pusat.
“Mandatori Spending dari sisi anggaran telah mengalami peningkatan sesuai persyaratan Undang-Undang. Pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk mendukung sektor pendidikan,” lanjutnya.
Abubakar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Universitas Khairun dalam pembangunan Maluku Utara.
“Kami sangat bersyukur atas keterbukaan Rektor Unkhair untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kehadiran beliau sangat kami butuhkan untuk mendorong pembangunan di Maluku Utara,” tutup Abubakar.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Khairun, Dr. M. Ridha Ajam, menyampaikan bahwa program PPG dalam jabatan dirancang dengan prinsip-prinsip mutu yang ketat. Ia menjelaskan bahwa proses seleksi, pembelajaran, hingga uji kompetensi dilaksanakan dengan sistematis, bertujuan menghasilkan guru yang profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Sistem mutu ini diterapkan mulai dari seleksi, proses pembelajaran, hingga penilaian dan uji kompetensi. Hasil akhirnya adalah guru-guru masa depan yang profesional,” ungkap Rektor Ridha Ajam.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan yang membawa perubahan signifikan dalam mindset dan perilaku guru di era Merdeka Belajar.
“Melalui platform Merdeka Belajar, kualitas pendidikan di Indonesia telah mengalami transformasi yang sangat cepat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Ridha Ajam berpesan agar para guru yang baru dikukuhkan dapat menjaga nama baik almamater dan tampil percaya diri dengan semangat Universitas Khairun.
“Mari kita tetap optimis, menggali potensi diri, dan menunjukkan manfaat kita bagi orang lain,” tutupnya.
Selain pengukuhan, acara ini juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Dr. Sapruddin, M.Pd, yang membahas tentang ‘Transformasi Pendidikan Melalui Inovasi Media Pembelajaran’.
Acara ini mengukuhkan 429 Guru Profesional yang berasal dari Provinsi Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Tengah, yang menempuh pendidikan di Universitas Khairun.
Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekda Provinsi Maluku Utara, Rektor Universitas Khairun, perwakilan Walikota Ternate, jajaran Senat FKIP Unkhair, Ketua Umum Ikatan Alumni PPG Unkhair, serta undangan lainnya yang hadir secara luring maupun daring. (red)




